Bazar UMKM Ramaikan Bakar Tongkang di Bagansiapiapi
Bazar UMKM meriahkan Event Bakar Tongkang 2025 di Bagansiapiapi, Rokan Hilir. Sajikan kuliner khas Melayu, inovasi lokal, dan semangat pemberdayaan ekonomi rakyat dalam festival budaya tahunan paling ikonik di pesisir Riau.
JAGOK.CO – ROHIL – Rabu, 11 Juni 2025 – Biro Redaksi Rohil melaporkan, suasana meriah mewarnai pembukaan Stand Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangkaian Event Bakar Tongkang 2025 yang digelar di jantung Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan ini menjadi daya tarik utama dalam festival budaya tahunan yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan wisatawan. Tidak sekadar bazar, momen ini menjelma menjadi panggung kolaboratif antara pelaku usaha lokal dan pemerintah daerah dalam mengangkat potensi ekonomi dan budaya Rokan Hilir ke tingkat yang lebih tinggi.
Sebanyak 60 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Rokan Hilir ambil bagian dalam gelaran yang telah menjadi ikon tahunan daerah ini. Deretan produk yang ditawarkan tidak hanya menggoda selera, tetapi juga memperlihatkan identitas kuliner khas pesisir Riau. Mulai dari kue tradisional Melayu, jajanan pasar yang autentik, minuman herbal khas kampung, hingga olahan pangan lokal yang dikemas secara estetik dan modern, semua tersaji dalam satu koridor sepanjang 300 meter di Jalan Mawar. Bazar ini bukan hanya ajang transaksi, tetapi juga medium strategis untuk mengedukasi pasar dan memperkuat jejaring ekonomi rakyat berbasis kearifan lokal.
Seremoni pembukaan berlangsung megah pada Selasa malam (10/06/2025), diwarnai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, yang hadir bersama Wakil Bupati Jhony Charles serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Semarak Budaya Rohil 2025, sebuah rangkaian perhelatan budaya yang menegaskan komitmen daerah dalam merawat warisan tradisi dan memperkuat kohesi sosial lintas komunitas.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, izinkan kami membuka secara resmi Bazar UMKM malam ini. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan kelancaran untuk seluruh rangkaian kegiatan budaya kita malam ini," ujar Bupati H. Bistamam dalam sambutannya, yang disambut riuh tepuk tangan tamu undangan dan masyarakat.
Atmosfer pembukaan kian semarak saat alunan gendang kompang mengiringi momen peresmian. Irama tradisional itu bukan hanya menjadi latar suara, melainkan simbol sinergi antara pemerintah, pelaku ekonomi, dan masyarakat. Seusai acara simbolik, Bupati dan rombongan menyusuri satu per satu stand peserta, berdialog dengan para pelaku UMKM, mengapresiasi inovasi produk, dan bahkan membeli langsung beberapa barang sebagai bentuk dukungan konkret terhadap geliat ekonomi rakyat.
Kedekatan emosional Bupati dengan warga terlihat jelas saat ia membagikan produk-produk yang dibelinya kepada pengunjung secara cuma-cuma. Aksi spontan tersebut bukan hanya menciptakan kegembiraan, tetapi juga menggambarkan jiwa kepemimpinan yang empatik dan membumi.
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian malam itu adalah atraksi motor barista—sebuah sepeda motor yang dimodifikasi dengan gerobak kopi hasil karya wirausahawan muda. Baik Bupati maupun Wakil Bupati tak ragu mencoba kendaraan unik tersebut, yang langsung disambut tawa riang dan tepuk tangan pengunjung. Inovasi tersebut menjadi simbol transformasi UMKM ke arah digitalisasi dan mobilitas pelayanan berbasis kreativitas anak muda.
Bazar tahun ini juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk unjuk gigi. Siswa-siswi dari sejumlah SMA di Rokan Hilir menampilkan kerajinan tangan berbasis limbah batok kelapa—sebuah upaya edukatif untuk menanamkan nilai kewirausahaan dan kepedulian lingkungan sejak dini. Wakil Bupati Jhony Charles secara khusus mengapresiasi dan membeli hasil karya para pelajar tersebut, sebagai bentuk penghargaan terhadap semangat inovatif kaum muda.
Pada sisi akhir dari deretan stand, Bupati Bistamam berkesempatan mencicipi nasi tumpeng yang disajikan oleh Stand Dinas Koperasi dan UMKM. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi Stand Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, yang memamerkan dokumentasi visual kapal tongkang tempo dulu serta koleksi foto pejabat era kewedanaan masa kolonial. Upaya ini dinilai penting dalam menjaga memori kolektif masyarakat terhadap sejarah dan identitas lokal.
Bazar UMKM dalam Event Bakar Tongkang 2025 bukan hanya ajang promosi ekonomi, tetapi juga media strategis membangun narasi tentang kekuatan lokal. Melalui semangat kolaborasi dan semangat gotong-royong, Bagansiapiapi sekali lagi membuktikan diri sebagai pusat budaya yang dinamis sekaligus poros pertumbuhan ekonomi rakyat di pesisir Riau.























