Sekda Siak Pantau TKA SMPN 1 Mempura, Dorong Siswa Adaptif Digital
Sekda Siak Mahadar meninjau pelaksanaan TKA di SMPN 1 Mempura, menekankan pentingnya adaptasi digital, integrasi teknologi, dan peningkatan mutu pendidikan bagi siswa.
MEMPURA, JAGOK.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 1 Mempura pada Selasa (7/4/2026). Kunjungan ini tidak hanya bertujuan memastikan kelancaran ujian, tetapi juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis digital di Kabupaten Siak.
Dalam agenda pemantauan tersebut, Sekda didampingi oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan, serta pihak manajemen sekolah. Sebanyak 128 siswa kelas IX mengikuti TKA dengan mata pelajaran utama Bahasa Indonesia dan Matematika—dua bidang yang menjadi indikator penting dalam mengukur kompetensi dasar akademik siswa di tingkat SMP.
Di sela-sela peninjauan, Mahadar menegaskan bahwa pelaksanaan TKA bukan sekadar rutinitas evaluasi akademik, melainkan momentum strategis untuk membentuk karakter siswa yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi era transformasi digital yang terus berkembang.
“Pelaksanaan TKA ini kita harapkan menjadi sarana bagi siswa untuk mengukur kemampuan diri secara objektif sekaligus melatih kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan zaman. Dunia pendidikan saat ini menuntut peserta didik untuk adaptif terhadap digitalisasi, termasuk dalam menyelesaikan persoalan pembelajaran dengan pendekatan teknologi,” ujar Mahadar dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam sistem pendidikan modern. Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak hanya mempermudah proses belajar mengajar, tetapi juga meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan evaluasi akademik.
Pelaksanaan TKA tahun 2026 di SMPN 1 Mempura pun tampil lebih inovatif dan modern. Sistem pengawasan tidak hanya dilakukan secara konvensional melalui pengawas silang dari sekolah lain guna menjaga objektivitas, tetapi juga diperkuat dengan pemantauan digital berbasis aplikasi Zoom. Melalui sistem ini, panitia pusat dapat melakukan pengawasan secara langsung dan berinteraksi dua arah dengan pengawas di ruang ujian secara real-time, sehingga meminimalisir potensi kecurangan serta meningkatkan kredibilitas pelaksanaan ujian.
Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan peserta, ujian dibagi ke dalam empat sesi setiap harinya. Sesi pertama dimulai pukul 07.00 WIB, dengan ketentuan siswa sudah hadir di sekolah paling lambat pukul 06.30 WIB. Disiplin waktu menjadi salah satu aspek penting yang ditekankan guna membentuk karakter siswa yang tertib dan bertanggung jawab.
Rangkaian pelaksanaan TKA ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 April 2026, dengan sesi terakhir berakhir pada pukul 15.30 WIB. Seluruh tahapan ujian dirancang secara sistematis untuk memastikan proses berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan pemantauan ini, Pemerintah Kabupaten Siak menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan di tingkat SMP. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam mempersiapkan generasi muda Siak yang unggul, kompetitif, serta mampu bersaing di tengah dinamika global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Dengan pendekatan evaluasi berbasis teknologi dan penguatan karakter adaptif, diharapkan para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan yang penuh disrupsi.

Sumber: Doli_Wtr/MC-Siak























