STIH Putri Maharaja Kukuhkan 55 Sarjana Hukum

55 Lulusan Siap Wisuda dari STIH Putri Maharaja

STIH Putri Maharaja Kukuhkan 55 Sarjana Hukum
Yudisium Prodi Ilmu Hukum STIH Putri Maharaja Payakumbuh Kukuhkan 55 Lulusan
STIH Putri Maharaja Kukuhkan 55 Sarjana Hukum

JAGOK.CO - PAYAKUMBUH - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Putri Maharaja Payakumbuh sukses menggelar Yudisium Program Studi Ilmu Hukum Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan pada Sabtu (24/5) di Aula Kampus STIH Putri Maharaja Payakumbuh dan diikuti oleh sebanyak 55 mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dan memenuhi syarat kelulusan akademik.

Ketua Panitia Yudisium, Dr. Anny Yuserlina, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan yudisium kali ini merupakan bagian dari Angkatan VII, dengan jumlah peserta terdiri atas 34 mahasiswa laki-laki dan 21 mahasiswa perempuan.

Dr. Anny Yuserlina yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua STIH Putri Maharaja Payakumbuh menegaskan bahwa yudisium merupakan tahapan akademik yang sangat penting bagi mahasiswa. Yudisium, menurutnya, adalah proses formal penetapan kelulusan setelah seluruh persyaratan akademik terpenuhi. “Yudisium menandai akhir dari perjalanan akademik mahasiswa dan memberikan kepastian status kelulusan sebelum mereka mengikuti wisuda. Meski tidak semua kampus langsung menggelar wisuda setelah yudisium, tahapan ini sangat penting dan simbolis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STIH Putri Maharaja Payakumbuh, Dr. Eviandi Ibrahim, S.H., M.Hum., M.M., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi kepada seluruh peserta yudisium. Ia mengapresiasi kerja keras dan semangat para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan hukum yang telah mereka tempuh.

“Semoga ilmu yang diperoleh selama studi di kampus ini dapat diimplementasikan untuk memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutur Eviandi Ibrahim.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi era digital. Para sarjana hukum lulusan STIH Putri Maharaja diharapkan memiliki literasi digital dan pemahaman teknologi, agar mampu bersaing dan relevan di tengah transformasi digital di berbagai sektor, termasuk sektor hukum.

Lebih lanjut, Eviandi berpesan agar para lulusan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, integritas, dan profesionalisme dalam kiprahnya di dunia penegakan hukum. Ia mengingatkan bahwa gelar Sarjana Hukum (S.H.) yang kini mereka sandang membawa tanggung jawab besar, baik dalam ranah profesional maupun dalam pengembangan akademik lebih lanjut.

“Para lulusan harus siap melangkah ke jenjang berikutnya, apakah memasuki dunia kerja sebagai praktisi hukum, birokrat, akademisi, maupun melanjutkan studi ke program magister,” tegasnya.

Acara yudisium ini turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum Dr. Failin, S.H., M.H., serta jajaran dosen seperti Nedi Rinaldi, Faisal, Asep Ajidin, Nova Yarsina, Umul Khair, Rahmat Fauzi, dan Ivan Hamonangan Sianipar. Hadir pula segenap civitas akademika STIH Putri Maharaja, staf administrasi, serta tamu undangan lainnya.

Momentum yudisium ini menjadi tonggak penting bagi STIH Putri Maharaja dalam menegaskan komitmennya mencetak lulusan hukum yang unggul, beretika, dan siap bersaing di era modern.