Satma AMPI Medan Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Satma AMPI Kota Medan menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan kampus. Organisasi mahasiswa ini menolak keras premanisme dan pungutan liar serta mengajak seluruh elemen pemuda ikut menjaga kondusifitas Kamtibmas demi mendukung iklim investasi dan pembangunan di Kota Medan.

Satma AMPI Medan Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Satma AMPI Kota Medan Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas, Tolak Premanisme dan Pungli

MEDAN – JAGOK.CO – Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama di lingkungan kampus. Organisasi kepemudaan yang menaungi mahasiswa lintas perguruan tinggi itu menekankan bahwa seluruh kader Satma AMPI Kota Medan tidak akan terlibat dalam aksi premanisme, perundungan, maupun pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun.

Penegasan ini disampaikan langsung Ketua Satma AMPI Kota Medan, Monang Manurung, kepada wartawan, Minggu (9/11).
“Satma AMPI Kota Medan berkomitmen untuk selalu hadir menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif di kampus. Kami menolak keras segala bentuk premanisme dan pungli. Mahasiswa harus menjadi contoh, bukan bagian dari masalah,” tegas Monang.

Sebagai organisasi yang memayungi kaum intelektual muda, Satma AMPI, kata Monang, berkewajiban menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga integritas moral mahasiswa, Satma AMPI juga aktif mengawasi arah kebijakan publik agar tetap selaras dengan kepentingan rakyat.

Monang mengajak seluruh elemen, terutama generasi muda dan mahasiswa, untuk bersama-sama memperkuat kehidupan sosial yang damai dan stabil. Ia menilai, keberlanjutan pembangunan daerah sangat dipengaruhi oleh rasa aman yang tercipta di tengah masyarakat.

“Kondusifitas Kamtibmas akan mendorong iklim investasi yang positif. Investor tidak akan ragu menanamkan modal di Sumut, khususnya Kota Medan, bila keamanan tetap terjaga dan semua pihak berkomitmen menciptakan suasana yang harmonis,” ungkapnya.

Menurut Monang, menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga kepemudaan, civitas akademika, dan masyarakat luas diyakini mampu menciptakan ruang sosial yang sehat dan produktif.

“Semua elemen harus berperan. Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab moral seluruh warga. Satma AMPI siap menjadi bagian penting dalam upaya tersebut,” tambahnya.

Dengan komitmen ini, Satma AMPI Kota Medan berharap dapat menjadi garda terdepan dalam memperkuat nilai-nilai kepemudaan, mendorong partisipasi publik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bebas intimidasi, dan mendukung pertumbuhan intelektual mahasiswa.

Reporter: Rizky Zulianda
Editor: Thab411


.