TP PKK Dumai Evaluasi Dasawisma dan Optimalkan SIM PKK
TP PKK Kota Dumai menggelar monitoring dan evaluasi Dasawisma untuk meningkatkan kinerja kader serta mengoptimalkan penggunaan SIM PKK demi pelayanan masyarakat yang lebih efektif.
DUMAI, JAGOK.CO – Komitmen Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Dumai dalam memperkuat peran kader di tengah masyarakat kembali ditegaskan melalui pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Dasawisma se-Kota Dumai yang digelar di Gedung Sri Bunga Tanjung, Senin (04/05/2026).
Kegiatan strategis tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Dumai sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini, SKM. Momentum ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kader Dasawisma, memperkuat pendataan keluarga, serta mendorong optimalisasi program PKK berbasis digitalisasi di Kota Dumai.
Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut diikuti para kader dan perwakilan TP PKK dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Dumai Kota, Dumai Timur, Dumai Barat, dan Dumai Selatan. Kehadiran para kader menjadi bukti nyata bahwa peran Dasawisma masih menjadi garda terdepan dalam mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan hingga ke tingkat keluarga.
Ketua Panitia pelaksana, Hj. Yusmanidar, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi Dasawisma ini bertujuan untuk melakukan pembinaan sekaligus meningkatkan kapasitas dan kinerja kader dalam menjalankan berbagai program PKK di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan kader Dasawisma memiliki posisi yang sangat vital dalam membantu pemerintah dan TP PKK melakukan pendataan keluarga, pemetaan kondisi sosial masyarakat, hingga mendukung keberhasilan program kesehatan, pendidikan keluarga, ketahanan pangan rumah tangga, serta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh kader Dasawisma dapat semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan administrasi yang lebih tertata, profesional, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada evaluasi program, kegiatan ini juga menghadirkan inovasi penguatan sistem kerja berbasis teknologi informasi. TP PKK Kota Dumai menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Dumai, khususnya dari Bidang Aplikasi, guna memberikan pemahaman teknis terkait penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK.
Materi yang disampaikan dalam sesi tersebut menitikberatkan pada tata cara penggunaan SIM PKK sebagai instrumen digital untuk mempermudah pendataan keluarga dan masyarakat secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Pemanfaatan aplikasi ini dinilai menjadi langkah maju dalam mendukung transformasi pelayanan organisasi PKK agar lebih modern, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Digitalisasi pendataan melalui SIM PKK juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja kader Dasawisma di lapangan, sekaligus memperkuat validitas data yang nantinya dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan dan program pembangunan keluarga di Kota Dumai.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini, SKM., dalam sambutannya menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi Dasawisma bukan sekadar agenda rutin organisasi, namun menjadi sarana penting untuk melihat sejauh mana efektivitas program yang telah dijalankan oleh kader PKK di tengah masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi bersama guna mengidentifikasi berbagai tantangan dan kendala yang masih dihadapi kader di lapangan, sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama demi peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
“Kelompok Dasawisma dibentuk sebagai salah satu upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar dapat berperan aktif dalam pendataan, penggerakan, serta penyampaian informasi terkait program PKK. Peran kader Dasawisma sangat penting karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat paling bawah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hj. Leni Ramaini berharap para kader Dasawisma dapat terus meningkatkan kapasitas, loyalitas, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, keberhasilan program PKK sangat bergantung pada kekompakan, ketelitian, dan dedikasi para kader di lapangan. Oleh sebab itu, kader Dasawisma diharapkan mampu menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat yang aktif, responsif, dan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, kami berharap seluruh kader Dasawisma dapat semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugasnya, sehingga program-program PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke setiap daerah dan lingkungan keluarga,” harapnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Selain sesi monitoring penggunaan SIM PKK, acara juga diisi dengan diskusi, tanya jawab, berbagi pengalaman antar kader, hingga penyampaian berbagai masukan terkait pelaksanaan program PKK di masing-masing wilayah.
Suasana kebersamaan dan semangat kolaborasi terlihat begitu kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat peran Dasawisma dan mewujudkan pelayanan PKK yang semakin maju, modern, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kota Dumai.
























