TMMD Ke-128 Resmi Dibuka di Kampung Tanah Rubuh Manokwari
TMMD Ke-128 Tahun 2026 resmi dibuka di Kampung Tanah Rubuh, Manokwari. Program ini memperkuat sinergi TNI, Pemerintah Daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan fisik dan nonfisik, mulai dari rumah, jalan, air bersih, fasilitas pendidikan, hingga pemberdayaan warga.
MANOKWARI, JAGOK.CO — Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke-128 Tahun Anggaran 2026 secara resmi dibuka di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada Rabu, 22 April 2026. Pembukaan TMMD Ke-128 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri, dan masyarakat guna mempercepat pembangunan wilayah, khususnya di kawasan pedesaan yang membutuhkan sentuhan pembangunan secara berkelanjutan.
Kegiatan pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Manokwari, Bapak Hermus Indou, S.IP., M.H., serta turut dihadiri oleh Pangdam XVIII/Kasuari yang diwakili Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., unsur Forkopimda Kabupaten Manokwari, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Kampung Tanah Rubuh yang menyambut penuh antusias pelaksanaan program tersebut.
Hadir pula Dansatgas TMMD Ke-128, yang juga menjabat sebagai Dandim 1801/Manokwari, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, S.E., bersama para unsur pimpinan satuan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program TMMD di wilayah Kabupaten Manokwari.
Pembukaan TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh ditandai dengan penandatanganan naskah program TMMD oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari. Naskah tersebut kemudian diserahkan kepada Dansatgas TMMD Ke-128 sebagai bentuk komitmen bersama dalam melaksanakan program pembangunan fisik maupun nonfisik di lapangan.
Selain itu, Bupati Manokwari juga menyerahkan sarana kerja secara simbolis kepada perwakilan personel Satgas TMMD. Penyerahan tersebut menjadi tanda dimulainya pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-128 yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kampung Tanah Rubuh dan sekitarnya.
Pelaksanaan TMMD Ke-128 Tahun Anggaran 2026 melibatkan 150 personel gabungan yang terdiri dari Kodim 1801/Manokwari, Yonif TP 805/KSW, TNI Angkatan Laut, dan Polresta Manokwari. Seluruh unsur tersebut bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari serta masyarakat setempat dalam semangat gotong royong membangun desa.
Program TMMD menjadi salah satu wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui program ini, pembangunan tidak hanya diarahkan pada penyediaan infrastruktur dasar, tetapi juga menyentuh aspek sosial, pendidikan, kesehatan, pertanian, ketahanan wilayah, hingga penguatan wawasan kebangsaan.
Adapun sasaran fisik TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh meliputi rehabilitasi satu unit gereja, pembangunan rumah tipe 42 sebanyak empat unit, rabat jalan sepanjang 600 meter, serta pembukaan lahan pertanian kakao atau coklat seluas dua hektare. Sasaran fisik ini diharapkan dapat membuka akses ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas tempat tinggal, serta mendukung pengembangan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan warga.
Selain sasaran utama, TMMD Ke-128 juga menyasar sejumlah kegiatan over prestasi, yakni rehabilitasi satu unit SD Inpres Asay, pembangunan lima unit MCK, serta pembangunan lima unit bak air bersih. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak, kesehatan lingkungan, serta ketersediaan air bersih bagi warga.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, TMMD Ke-128 Tahun 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang tidak kalah penting. Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sosialisasi kesehatan, sosialisasi wawasan kebangsaan, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan pertanian, penyuluhan keluarga berencana, penyuluhan lingkungan hidup, penyuluhan bahaya terorisme dan radikalisme, serta pemberian paket stunting bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan nonfisik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun manusia seutuhnya. Sebab pembangunan desa tidak hanya membutuhkan jalan, rumah, fasilitas umum, dan sarana air bersih, tetapi juga memerlukan peningkatan pengetahuan, kesadaran, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, kesehatan, lingkungan, dan masa depan generasi muda.
Dalam amanatnya, Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, program TMMD memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah kampung dan pedesaan.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor, kolaborasi antarlembaga, serta dukungan masyarakat agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan hasil yang benar-benar dirasakan oleh warga.
“TMMD adalah bukti bahwa pembangunan akan lebih kuat apabila dilaksanakan dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat,” demikian pesan yang tergambar dalam pelaksanaan pembukaan TMMD Ke-128 tersebut.
Melalui TMMD Ke-128, Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama TNI berharap pembangunan di Kampung Tanah Rubuh dapat bergerak lebih cepat, merata, dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat.
Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aksi sosial. Bupati Manokwari bersama unsur Forkopimda dan jajaran TNI menyerahkan paket sembako kepada warga sebagai wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVIII/Kasuari turut menyerahkan buku tulis kepada anak-anak sekolah di wilayah Kampung Tanah Rubuh. Pemberian bantuan pendidikan tersebut menjadi simbol perhatian terhadap masa depan generasi muda, sekaligus dorongan agar anak-anak terus semangat menempuh pendidikan.
Tidak berhenti di situ, Bupati Manokwari bersama unsur Forkopimda dan Dansatgas TMMD Ke-128 juga melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan bak air bersih. Peletakan batu pertama ini menjadi tanda dimulainya pembangunan sarana air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Penyediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan, kebersihan, dan kualitas hidup warga. Karena itu, pembangunan bak air bersih dalam program TMMD Ke-128 menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat Kampung Tanah Rubuh.
Rangkaian kegiatan pembukaan TMMD Ke-128 kemudian ditutup dengan penanaman pohon. Kegiatan penghijauan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus pesan moral bahwa pembangunan harus berjalan seimbang dengan upaya menjaga alam.
Penanaman pohon dalam kegiatan TMMD bukan sekadar seremoni, tetapi juga simbol harapan. Sebagaimana pohon yang ditanam hari ini akan tumbuh dan memberi manfaat di masa depan, demikian pula program TMMD diharapkan dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya kesejahteraan, kemandirian, dan kemajuan masyarakat Kampung Tanah Rubuh.
Secara keseluruhan, TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, menjadi bukti nyata bahwa pembangunan wilayah membutuhkan kebersamaan seluruh elemen bangsa. TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra rakyat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Melalui kerja nyata, semangat gotong royong, dan sinergi lintas sektor, TMMD Ke-128 diharapkan mampu mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari dalam mempercepat pembangunan fisik dan nonfisik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan wilayah, serta memperkokoh kemanunggalan TNI-rakyat sebagai modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sumber: Pendim 1801/Manokwari























