Noli Sugiharto Aklamasi Pimpin PPP Meranti
Noli Sugiharto resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PPP Kepulauan Meranti dalam Muscab ke-V 2026. PPP Meranti fokus konsolidasi dan persiapan Pemilu 2029.
SELATPANJANG, JAGOK.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menutup rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V Tahun 2026 dengan suasana penuh kekeluargaan, semangat persatuan, dan komitmen memperkuat soliditas internal partai. Dalam sidang pleno yang digelar di Selatpanjang, Minggu (5/5/2026), seluruh pemilik hak suara secara bulat dan aklamasi menetapkan Noli Sugiharto sebagai formatur tunggal untuk menyusun kepengurusan baru DPC PPP Kepulauan Meranti periode mendatang.
Keputusan aklamasi tersebut menjadi penanda kuat lahirnya babak baru perjalanan politik partai berlambang Ka’bah di Negeri Sagu. Momentum Muscab kali ini tidak hanya menjadi agenda organisasi lima tahunan semata, tetapi juga menjadi titik konsolidasi besar dalam menyatukan kembali kekuatan PPP menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Terpilihnya Noli Sugiharto dinilai menjadi simbol regenerasi politik di tubuh PPP Kepulauan Meranti. Sosok yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kepulauan Meranti periode 2024–2029 itu dikenal luas sebagai kader yang tumbuh dari bawah dan memahami denyut persoalan masyarakat secara langsung. Sebelum menapaki karier politiknya, Noli diketahui pernah mengabdi sebagai tenaga honorer di Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti.
Perjalanan panjang tersebut menjadi nilai tersendiri bagi banyak kader PPP. Dari seorang honorer hingga dipercaya memimpin partai, Noli dianggap merepresentasikan semangat perjuangan kader akar rumput yang tumbuh melalui proses, loyalitas, dan pengabdian panjang terhadap masyarakat maupun partai.
Pembukaan Muscab ke-V PPP Kepulauan Meranti berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan. Sejumlah tokoh penting dari internal partai maupun unsur pemerintahan tampak hadir memenuhi ruang sidang.
Dari jajaran internal partai hadir Ketua DPW PPP Riau H. Ikbal Sayuti, Sekretaris DPW PPP Riau Dedi Putra, beserta pengurus harian DPW PPP Riau lainnya. Sementara dari unsur pemerintahan dan lembaga mitra hadir Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin, Kepala Kesbangpol, perwakilan partai politik, KPU, serta Bawaslu Kepulauan Meranti.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PPP Kepulauan Meranti demisioner, Edi Mashudi, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan dan kader partai yang telah ikut menyukseskan Muscab ke-V PPP Kepulauan Meranti.
Ia menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum penting untuk menyatukan visi dan misi partai dalam membangun kekuatan politik PPP lima tahun ke depan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin, Ketua DPW PPP Riau H. Ikbal Sayuti beserta seluruh pengurus DPW PPP Riau, dan seluruh tamu undangan yang hadir. Muscab PPP ke-V ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum menyatukan visi dan misi serta menyusun kepengurusan DPC PPP Kepulauan Meranti lima tahun ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi Mashudi juga menyampaikan pernyataan yang mengejutkan namun sarat makna politik. Meski secara aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai dirinya masih memiliki peluang untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPC PPP Kepulauan Meranti, namun ia memilih memberikan ruang kepada kader muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan partai.
“Dengan mengucapkan Bismillah, untuk pencalonan Ketua DPC PPP periode ini saya tidak ikut mencalonkan diri. Saya ingin kepemimpinan PPP Kepulauan Meranti lima tahun ke depan dipimpin kader muda. Tetapi saya tetap bersama PPP dan siap memberikan dedikasi serta pengalaman demi membesarkan partai ke depannya,” tegas Edi Mashudi di hadapan peserta Muscab.
Pernyataan tersebut langsung mendapat apresiasi dari peserta sidang yang menilai langkah Edi Mashudi sebagai bentuk kedewasaan politik dan komitmen menjaga regenerasi kader di tubuh PPP.
Sidang pleno Muscab dipimpin langsung oleh Sekretaris DPW PPP Riau, Dedi Putra. Jalannya sidang berlangsung kondusif hingga akhirnya seluruh peserta secara mufakat menyepakati nama Noli Sugiharto sebagai formatur tunggal.

Usai ditetapkan, Noli Sugiharto menyampaikan rasa syukur atas amanah besar yang diberikan kepadanya. Ia menilai suksesnya Muscab secara aklamasi menjadi sinyal positif bahwa PPP Kepulauan Meranti siap meninggalkan perpecahan internal dan fokus membangun kekuatan bersama.
“Muscab ke-V ini berjalan sangat baik. Kami mengedepankan musyawarah untuk mufakat. Kondisi ini sangat penting agar tidak ada lagi faksi ataupun kelompok-kelompok di tubuh PPP Meranti. Kita harus satu barisan demi membesarkan partai,” tegas Noli kepada awak media.
Sebagai formatur tunggal, Noli diberikan waktu selama satu minggu untuk menyusun struktur kepengurusan baru yang melibatkan unsur DPP, DPW, DPC, hingga perwakilan PAC Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Timur.
Menurutnya, tantangan terbesar PPP ke depan bukan hanya membangun struktur organisasi, tetapi memastikan mesin partai bergerak aktif hingga tingkat paling bawah. Karena itu, fokus utama kepengurusan mendatang adalah memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat desa dan ranting.
Ia menegaskan bahwa pembentukan pengurus anak cabang (PAC) di seluruh kecamatan serta penguatan struktur ranting desa menjadi prioritas utama dalam menghadapi verifikasi faktual partai menuju Pemilu 2029.
“Alhamdulillah atas amanah ini. Saya siap bekerja dan bergerak bersama seluruh kader. Tugas kita memastikan mesin partai hidup sampai tingkat paling bawah. Kita ingin PPP semakin solid dan semakin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Riau, H. Ikbal Sayuti, dalam arahannya menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya menjaga soliditas internal partai. Menurutnya, konflik internal selama ini menjadi salah satu faktor utama melemahnya suara PPP di berbagai daerah.
Ia menekankan bahwa kepengurusan baru wajib menjaga loyalitas terhadap garis perjuangan partai serta memperkuat kekompakan organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.
Dalam arahannya, H. Ikbal Sayuti juga menegaskan bahwa ketua terpilih nantinya wajib menandatangani pakta integritas dan akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan sekali sebagai bentuk pengawasan terhadap jalannya roda organisasi.
“Berdasarkan banyak pengalaman dan hasil evaluasi, penurunan suara partai sering kali bukan karena serangan lawan politik, tetapi justru akibat konflik dari dalam tubuh partai sendiri. Karena itu, tidak boleh ada lagi perpecahan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pengurus maupun anggota fraksi tetap berada dalam satu komando organisasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri di luar kebijakan DPW maupun DPP PPP.
“Pesan Ketua Umum sudah sangat jelas, tidak ada lagi yang terbelah. Kita harus satu komando. Siapa pun yang tidak sejalan dengan garis perjuangan partai, tentu akan ada tindakan tegas,” pungkas Anggota Komisi II DPRD Riau tersebut.
Muscab ke-V PPP Kepulauan Meranti akhirnya tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga membawa harapan baru bagi kebangkitan partai berlambang Ka’bah di wilayah pesisir Riau tersebut. Dengan semangat regenerasi, persatuan, dan konsolidasi total, PPP Kepulauan Meranti kini menatap Pemilu 2029 dengan optimisme baru untuk kembali merebut kepercayaan masyarakat di “Tanah Jantan”.

























