Babinsa Teras Dukung Posyandu, Cegah Stunting di Boyolali
Babinsa Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali dampingi Posyandu Mekar Sari untuk mendukung kesehatan ibu dan balita serta pencegahan stunting di Boyolali.
BOYOLALI — JAGOK.CO – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Boyolali kembali mendapat dukungan nyata dari TNI. Babinsa Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali, Sertu Haryanto, hadir mendampingi pelayanan Posyandu Balita di Posyandu Mekar Sari, Dukuh Tegalan, Desa Teras, Kecamatan Teras, Boyolali, Sabtu (27/09/2025). Kehadiran Babinsa ini menjadi bukti kepedulian TNI dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya balita dan ibu hamil, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencegah stunting sejak dini.
Posyandu sendiri merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat yang digerakkan oleh bidan desa bersama tenaga kesehatan puskesmas. Program ini dirancang untuk memastikan tumbuh kembang balita berjalan optimal, memperbaiki gizi keluarga, menurunkan angka kematian bayi dan ibu hamil, serta menekan prevalensi stunting di wilayah pedesaan.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Haryanto mengajak para ibu agar aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kesehatan generasi penerus bangsa.
“Kami menghimbau masyarakat, terutama ibu-ibu yang memiliki balita dan sedang hamil, agar tidak melewatkan layanan Posyandu. Dengan pemeriksaan rutin, kesehatan ibu dan anak dapat terpantau sejak masa kehamilan hingga tumbuh kembang balita,” ujarnya.
Kegiatan Posyandu Mekar Sari kali ini meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pencatatan perkembangan gizi, pemberian imunisasi, hingga penyuluhan dan konseling kesehatan. Semua layanan diberikan oleh bidan desa bersama kader Posyandu yang telah terlatih, dengan dukungan penuh dari Babinsa yang ikut mendampingi dan memberikan motivasi kepada warga.
Lebih lanjut, Sertu Haryanto menegaskan bahwa TNI akan terus berperan aktif mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting.
“Posyandu adalah wadah penting bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan bersama. Kami dari TNI siap mendampingi kegiatan ini sebagai wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab moral dalam mewujudkan generasi sehat, kuat, dan bebas stunting di Boyolali,” tegasnya.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pelayanan Posyandu bukan hanya mempererat kemitraan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan aparat teritorial dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dengan dukungan lintas sektor ini, Boyolali diharapkan mampu menurunkan angka stunting dan mewujudkan visi daerah yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Melalui pendampingan berkelanjutan, Posyandu di Boyolali tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga pusat edukasi masyarakat dalam membangun kesadaran pentingnya gizi seimbang, pola hidup sehat, dan pemeriksaan rutin. Hal ini sejalan dengan program nasional percepatan penurunan stunting yang terus digencarkan pemerintah bersama seluruh elemen bangsa.
























