Bhabinkamtibmas Sungai Cina Dukung Budidaya Ikan Mujair untuk Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina melakukan pengecekan kelompok ternak ikan mujair di Rangsang Barat sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan, ekonomi warga, dan pencegahan stunting.
MERANTI, JAGOK.CO – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina, Brigadir Harianto, yang turun langsung melakukan pengecekan kelompok budidaya ikan mujair “Sumber Rezeki” di Jalan Mahmud RT 09 RW 02 Dusun II, Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kegiatan tersebut bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat berbasis potensi lokal sekaligus mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas masyarakat juga menjadi bentuk nyata dukungan institusi Polri terhadap program pemberdayaan masyarakat yang produktif dan berkelanjutan.
Kelompok ternak ikan mujair “Sumber Rezeki” yang dipimpin Daroji saat ini membudidayakan sekitar 1.000 bibit ikan mujair. Budidaya tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama sebagai sumber protein hewani yang mudah dijangkau serta bernilai ekonomis tinggi bagi warga sekitar.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Rangsang Barat IPTU Ahmad Fauzi Menara mengatakan, pengecekan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi perhatian penting pemerintah.
Menurutnya, keberadaan kelompok budidaya ikan air tawar seperti ikan mujair mampu menjadi solusi strategis dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat desa, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi keluarga di tengah dinamika kebutuhan hidup yang terus meningkat.
“Melalui kelompok ternak lokal ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa, menciptakan kemandirian pangan, serta membuka peluang usaha produktif bagi warga,” ujar IPTU Ahmad Fauzi Menara.
Ia menambahkan, budidaya ikan mujair juga memiliki nilai penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Kandungan protein yang tinggi pada ikan mujair dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menjadi salah satu langkah pencegahan stunting pada anak di wilayah pedesaan.
Tidak hanya melakukan pengecekan, Brigadir Harianto juga memberikan pendampingan serta edukasi kepada anggota kelompok ternak terkait pengelolaan kolam ikan, pola pemberian pakan yang baik, hingga langkah-langkah pencegahan penyakit ikan agar hasil budidaya tetap optimal.
Pendampingan tersebut dilakukan agar masyarakat tidak hanya mampu membudidayakan ikan secara tradisional, tetapi juga memahami pola budidaya yang efektif, produktif, dan berorientasi pada keberlanjutan usaha jangka panjang.
Selain aspek ketahanan pangan, kehadiran Bhabinkamtibmas juga bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar lokasi budidaya. Polri ingin memastikan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif.
Kapolsek Rangsang Barat juga menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, serta penyuluh perikanan sangat diperlukan agar program budidaya ikan di desa dapat berkembang secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Bhabinkamtibmas turut membangun koordinasi dengan pemerintah desa maupun penyuluh perikanan agar program budidaya ikan ini berjalan baik, berkembang, dan berkelanjutan,” katanya.
Dari hasil pengecekan di lapangan, budidaya ikan mujair dinilai memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Selain mudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan perairan setempat, ikan mujair juga memiliki masa panen relatif singkat sehingga mampu memberikan perputaran ekonomi yang lebih cepat bagi masyarakat.
Program budidaya ikan air tawar tersebut diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mengembangkan sektor pangan berbasis potensi lokal.
Kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina ini sekaligus memperlihatkan bahwa peran Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan desa, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

























