Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Disiplin Judi Online Prajurit TNI AU

Lanud Sultan Hasanuddin Makassar menggelar sidang disiplin kasus judi online dipimpin Danlanud Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto. Sidang bertujuan memberikan efek jera, menegakkan aturan, serta menjaga disiplin dan kehormatan prajurit TNI AU.

Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Disiplin Judi Online Prajurit TNI AU
Berikan Efek Jera, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Disiplin Kasus Judi Online Prajurit TNI AU

MAKASSAR – JAGOK.CO – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah disiplin dan kehormatan prajurit dengan menggelar sidang disiplin kasus judi online yang menjerat sejumlah anggota. Sidang ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., bertempat di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (8/9/2025).

Dalam sidang tersebut, Danlanud menekankan bahwa perjudian online merupakan pelanggaran serius yang tidak hanya mencoreng nama baik individu, tetapi juga berpotensi merusak citra TNI Angkatan Udara di mata masyarakat.

“Setiap prajurit wajib menjunjung tinggi disiplin dan kehormatan satuan. Judi online tidak bisa ditoleransi karena bertentangan dengan nilai profesionalisme dan kedisiplinan TNI AU. Kita harus menjaga nama baik Lanud Sultan Hasanuddin dan TNI AU secara keseluruhan,” tegas Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto.

Landasan Hukum dan Aturan Tegas

Sidang ini berlandaskan pada Telegram Panglima TNI Nomor ST/521/2025 tanggal 20 Juni 2025 mengenai penegakan hukum bagi prajurit yang terjerat judi online, serta Telegram Kasau Nomor T/34/2025 tanggal 30 Juni 2025 yang menginstruksikan penerapan sanksi tegas terhadap pelanggar disiplin.

Berdasarkan aturan tersebut, para prajurit yang terbukti terlibat menerima hukuman disiplin sesuai dengan tingkat pelanggaran masing-masing, sebagai bentuk pembinaan dan penegakan aturan.

Efek Jera dan Upaya Pencegahan

Melalui sidang disiplin ini, Lanud Sultan Hasanuddin ingin memberikan efek jera bagi seluruh prajurit agar tidak terjerumus ke dalam praktik perjudian, baik konvensional maupun online, yang saat ini marak di tengah masyarakat.

Selain aspek penegakan hukum, jajaran Lanud juga terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan pembinaan mental guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang. Program internal satuan diarahkan untuk memperkuat pemahaman tentang bahaya judi online yang dapat merusak keluarga, karier, dan kehormatan prajurit.

“Sidang ini bukan semata hukuman, tetapi juga peringatan keras agar seluruh anggota TNI AU selalu waspada, disiplin, dan fokus pada tugas pokok menjaga kedaulatan negara,” ujar Danlanud menutup arahannya.

Komitmen Menjaga Marwah TNI AU

Kasus judi online yang menjerat prajurit TNI AU menjadi perhatian serius institusi. Melalui langkah tegas Danlanud Sultan Hasanuddin, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif di kalangan prajurit untuk tidak mudah terpengaruh oleh praktik ilegal yang menggerogoti nilai-nilai dasar keprajuritan.

Dengan disiplin yang terjaga, Lanud Sultan Hasanuddin ingin memastikan bahwa setiap prajurit benar-benar siap mengemban tugas mulia dalam menjaga kedaulatan udara nasional, sekaligus menjadi teladan positif bagi masyarakat luas.