Danramil 03 Serengan Tekankan Bela Negara dalam Karya Bakti Daerah
Danramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo berikan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara pada Karya Bakti Daerah Tahap V di Surakarta. Kegiatan nonfisik ini menegaskan bahwa bela negara adalah tanggung jawab seluruh rakyat, bukan hanya TNI, serta dapat diwujudkan melalui profesi masing-masing demi menjaga keutuhan NKRI.
SURAKARTA – JAGOK.CO – Semangat kebangsaan terus digelorakan oleh jajaran TNI di berbagai wilayah. Salah satunya terlihat dalam Kegiatan Non Fisik Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap V TA 2025, ketika Danramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos memberikan penyuluhan mendalam tentang wawasan kebangsaan dan bela negara kepada masyarakat di Pendopo Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Jumat (12/09/2025).
Penyuluhan ini tidak hanya menjadi bagian dari sasaran nonfisik KBD, namun juga melengkapi sasaran fisik berupa pembangunan saluran air di Jalan Sri Kuncoro I RW 7. Melalui kegiatan ini, Koramil 03/Serengan menekankan bahwa bela negara bukan sekadar tugas militer, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
Bela Negara, Hak sekaligus Kewajiban Setiap Warga
Dalam paparannya, Kapten Tri Rusman menjelaskan bahwa bela negara adalah bentuk tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dilandasi kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
“Dalam rangka mempertahankan keutuhan bangsa dan negara Indonesia, kita sebagai generasi penerus harus sanggup menjaga persatuan melalui berbagai upaya. Bela negara bukan hanya angkat senjata, tetapi juga kesadaran, tanggung jawab, dan kerelaan berkorban demi bangsa. Itu merupakan kehormatan bagi setiap warga negara,” tegas Danramil.
Ia menambahkan, wujud nyata bela negara meliputi pengamalan nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta melindungi keutuhan wilayah Indonesia. Dengan begitu, seluruh masyarakat dapat memahami bahwa pembelaan negara bukan monopoli TNI, melainkan panggilan moral seluruh rakyat Indonesia.
Mengubah Mindset, Bela Negara Lewat Profesi
Lebih lanjut, Danramil 03/Serengan menekankan bahwa penyuluhan ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat tentang arti bela negara. Selama ini banyak yang memahami bela negara identik dengan dunia militer, padahal setiap orang bisa berkontribusi sesuai profesinya.
“Kita baru memahami bahwa bekerja dengan benar, jujur, dan penuh tanggung jawab sesuai profesi masing-masing, itu sudah bagian dari bela negara. Jadi seorang guru yang mendidik generasi bangsa, petani yang menanam pangan, ataupun pedagang yang berdagang dengan jujur, semua itu adalah implementasi bela negara,” ujarnya.
Karya Bakti Daerah, Sinergi Pembangunan Fisik dan Nonfisik
Kegiatan Karya Bakti Daerah (KBD) yang rutin dilaksanakan TNI di berbagai daerah tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat karakter kebangsaan dan kesadaran nasional masyarakat. Dengan pendekatan ini, TNI ingin memastikan pembangunan berjalan seimbang: infrastruktur meningkat, dan ketahanan ideologi bangsa semakin kokoh.
Melalui kegiatan di Surakarta ini, TNI berharap masyarakat semakin memahami pentingnya bela negara sebagai pilar pertahanan sekaligus pondasi menjaga kedaulatan Indonesia.
























