DPKP Pekanbaru Kaji Penambahan Armada Pemadam Kebakaran
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru tengah mengkaji pemetaan wilayah dan pertumbuhan pemukiman untuk mengajukan penambahan armada pemadam kebakaran. Saat ini hanya tersedia 22 unit mobil pemadam, sementara risiko kebakaran meningkat seiring perkembangan kota.
PEKANBARU – JAGOK.CO – Ancaman kebakaran di perkotaan semakin meningkat seiring pertumbuhan pesat pemukiman dan kawasan padat penduduk. Menyadari kondisi itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru tengah melakukan kajian mendalam sekaligus pemetaan luas wilayah, guna memperkuat usulan penambahan armada pemadam kebakaran di ibu kota Provinsi Riau tersebut.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, menegaskan bahwa langkah kajian menjadi kunci sebelum pengajuan resmi ke pimpinan daerah. Ia menilai pertumbuhan pemukiman di Pekanbaru yang mencapai hampir 40 persen dalam beberapa tahun terakhir harus diimbangi dengan kesiapan armada pemadam yang memadai.
“Akan kami kaji segera, dan nanti kami mapping sebagaimana luas Kota Pekanbaru dengan tumbuh kembang pemukiman yang hampir 40 persen ini. Hasil kajian tersebut akan kami sampaikan ke pimpinan, ke Pak Wali Kota,” ujar Zarman saat ditemui awak media.
Menurutnya, ketersediaan armada sangat menentukan respons DPKP dalam mengatasi potensi kebakaran. Besaran armada yang diterjunkan di lapangan akan disesuaikan dengan skala kejadian.
“Banyaknya armada yang diterjunkan tergantung kejadiannya. Kalau misalnya dalam satu hari ada kebakaran besar atau beberapa titik sekaligus, tentu kita harus mengerahkan armada yang cukup banyak,” tambahnya.
Saat Ini Baru 22 Armada Aktif
Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) DPKP Kota Pekanbaru, Sulaiman, menyebutkan bahwa jumlah armada yang tersedia saat ini hanya 22 unit mobil pemadam. Jumlah tersebut masih relatif terbatas jika dibandingkan dengan luas wilayah Pekanbaru dan potensi risiko kebakaran yang bisa muncul sewaktu-waktu, baik di kawasan perumahan, lahan, maupun pusat aktivitas ekonomi.
“Saat ini armada yang kita miliki sebanyak 22 unit. Itu sudah termasuk armada yang ditempatkan di pos-pos pemadam yang tersebar di beberapa wilayah Pekanbaru,” ungkap Sulaiman.
Imbauan Kewaspadaan untuk Masyarakat
Selain fokus pada penambahan armada, DPKP Pekanbaru juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan melakukan langkah pencegahan kebakaran sejak dini. Edukasi kepada warga menjadi bagian penting dari strategi meminimalisir risiko bencana kebakaran di perkotaan.
“Kami imbau masyarakat Pekanbaru agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, baik yang disebabkan oleh jaringan listrik, kompor gas, maupun kelalaian lainnya. Jika ada kejadian kebakaran, segera laporkan ke DPKP. Masyarakat juga bisa menyiapkan kran air di luar rumah sebagai langkah pertolongan pertama sebelum petugas tiba di lokasi,” tegas Sulaiman.
Pentingnya Dukungan Pemerintah dan Partisipasi Warga
Dengan pertumbuhan pemukiman yang pesat, usulan penambahan armada pemadam kebakaran menjadi kebutuhan mendesak. Dukungan dari Pemerintah Kota Pekanbaru diharapkan dapat segera terealisasi agar pelayanan DPKP lebih optimal. Di sisi lain, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, mematuhi standar keselamatan, serta melapor cepat saat terjadi kebakaran akan sangat menentukan keberhasilan pencegahan maupun penanggulangan musibah.























