Agung Nugroho Tata Ulang MPP Pekanbaru Jadi Balai Kota dan Ikon Baru

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan rencana penataan kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Jenderal Sudirman. Gedung bekas MPP yang terbakar akan disulap menjadi balai kota modern, pusat layanan publik terintegrasi, dan alun-alun kota sebagai ikon baru Pekanbaru.

Agung Nugroho Tata Ulang MPP Pekanbaru Jadi Balai Kota dan Ikon Baru
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Siapkan Penataan Kawasan MPP Jadi Balai Kota dan Ikon Baru

JAGOK.CO - PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan komitmennya menata ulang kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman. Area strategis yang sebelumnya menjadi pusat pelayanan publik, dan sempat terbakar beberapa tahun lalu, kini akan disulap menjadi balai kota modern sekaligus ikon baru Pekanbaru.

Dalam kunjungannya ke lokasi MPP, Kamis (4/9) pagi, Agung menuturkan bahwa penataan ini bukan hanya sebatas pembangunan ulang, melainkan transformasi menyeluruh. “Kita sedang melihat bagaimana fasilitas pemerintah bisa benar-benar dinikmati masyarakat. Kawasan MPP akan dijadikan satu kesatuan terpadu, sekaligus menjadi alun-alun kota,” jelas Agung.

Dari Gedung Terbakar Jadi Pusat Pemerintahan dan Ruang Publik

Gedung utama MPP Pekanbaru yang sempat terbengkalai pasca-kebakaran, akan dimanfaatkan kembali secara maksimal. Agung menegaskan, konsep pembangunan tidak menonjolkan kemewahan fisik, tetapi lebih pada kebermanfaatan jangka panjang.

“Maka yang kita tonjolkan sekarang adalah pemanfaatan dari bangunan tersebut. Kita lebih mengedepankan fungsi daripada sekadar kemegahan. Kawasan MPP ini insyaAllah akan menjadi ikon baru yang bisa dinikmati masyarakat luas,” ungkapnya.

Selain dijadikan pusat pemerintahan, kawasan ini juga akan dilengkapi alun-alun kota sebagai ruang interaksi warga. Harapannya, kawasan ini menjadi wajah baru Pekanbaru yang menggabungkan unsur pemerintahan, pelayanan publik, dan ruang terbuka untuk masyarakat.

Terintegrasi dan Ramah Masyarakat

Wako Pekanbaru menambahkan, konsep integrasi pelayanan publik akan diperkuat. Gedung yang ada akan dioptimalkan agar tidak lagi terbengkalai. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat, transparan, dan efisien.

“Bangunan ini tidak boleh hanya berdiri megah tanpa perawatan. Harus ada fungsi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Agung.

Rencana penataan kawasan MPP sendiri akan mulai dijalankan pada 2026, setelah perencanaan matang dilakukan tahun ini. Pemko Pekanbaru berharap program strategis ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

Ikon Baru untuk Ibu Kota Provinsi Riau

Sebagai kota metropolitan dan ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru membutuhkan ikon baru yang bisa menjadi pusat aktivitas warga sekaligus simbol pelayanan publik modern. Dengan lahirnya wajah baru MPP, diharapkan Pekanbaru semakin dikenal sebagai kota yang progresif, inklusif, dan berdaya saing.

Penataan kawasan MPP Pekanbaru ini menjadi langkah nyata menuju kota yang lebih humanis. Tak sekadar menghadirkan bangunan megah, tetapi juga ruang hidup yang memberi manfaat, membangun kedekatan antara pemerintah dengan rakyatnya.