Erick Thohir Resmi Jadi Menpora: Profil, Karier, dan Kekayaan
Profil Erick Thohir, dari pengusaha sukses hingga Ketua PSSI, kini resmi dilantik Presiden Prabowo sebagai Menpora. Simak karier dan kekayaannya.
JAGOK.CO - JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo dalam reshuffle kabinet terbaru. Pengusaha nasional sekaligus Ketua Umum PSSI ini bukanlah sosok baru di panggung publik Indonesia. Jejak panjangnya di dunia bisnis, olahraga, hingga politik menjadikan Erick Thohir figur yang sarat pengalaman.
Jejak Karier Erick Thohir di Dunia Bisnis
Sebelum dipercaya duduk di kursi menteri, Erick Thohir dikenal luas sebagai pengusaha sukses. Ia mendirikan Mahaka Group, perusahaan induk yang menaungi bisnis media, periklanan, hingga hiburan. Di bawah kepemimpinannya, Mahaka Media berkembang menjadi salah satu jaringan bisnis berpengaruh di Indonesia.
Lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970, Erick merupakan putra ketiga pengusaha senior Mochamad Teddy Thohir. Ia tumbuh dalam keluarga pebisnis, bersama dua saudaranya, Garibaldi Thohir (Boy Thohir) dan Rika Thohir, yang juga berkiprah di dunia usaha.
Erick pernah menjabat sebagai Komisaris Utama Mahaka Media (2010–2019), Direktur Utama PT Intermedia Capital Tbk (induk ANTV) periode 2014–2019, serta menjadi Presiden Klub Inter Milan pada 2013–2016. Selain itu, ia juga tercatat memiliki saham di klub DC United (Amerika Serikat) dan Philadelphia 76ers (NBA).
Kiprah di Dunia Olahraga Nasional dan Internasional
Selain dunia bisnis, Erick Thohir dikenal luas dalam bidang olahraga. Ia pernah menjabat sebagai:
-
Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) (2006–2010).
-
Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) selama tiga periode (2006–2019).
-
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) (2015–2019).
-
Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), yang sukses membawa nama Indonesia ke panggung dunia.
Pada Februari 2023, Erick dipercaya memimpin PSSI. Sejak itu, ia berkomitmen melakukan reformasi sepak bola nasional, mulai dari tata kelola organisasi hingga pembinaan talenta muda.
Latar Belakang Pendidikan
Erick Thohir menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Ia meraih gelar Associate of Arts di bidang Komunikasi dari Glendale College, lalu melanjutkan studi dan memperoleh Bachelor of Arts bidang Periklanan dari American College. Tak berhenti di sana, ia menamatkan Master of Business Administration (MBA) di bidang Periklanan dari National University of California.
Bekal akademis inilah yang turut membentuk visinya dalam mengembangkan bisnis berbasis media dan komunikasi.
Kekayaan Erick Thohir
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 31 Desember 2023, total kekayaan Erick Thohir mencapai Rp 2,31 triliun. Rinciannya meliputi:
-
34 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 419,67 miliar.
-
Empat unit kendaraan senilai Rp 4,96 miliar.
-
Harta bergerak lainnya Rp 28,57 miliar.
-
Surat berharga Rp 1,72 triliun.
-
Kas dan setara kas Rp 192,35 miliar.
-
Harta lainnya Rp 149,06 miliar.
Adapun total utangnya tercatat sebesar Rp 203,76 miliar. Meski demikian, jumlah asetnya tetap menempatkan Erick sebagai salah satu pejabat negara terkaya.
Dari Menteri BUMN ke Menpora
Erick Thohir sebelumnya menjabat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada periode 2019–2024 dan kembali ditunjuk untuk masa bakti 2024–2029. Namun, reshuffle kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran mengubah peta politik, dan Erick kini dipercaya memegang kendali Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Dengan rekam jejak panjang di dunia usaha, olahraga, dan birokrasi, publik menaruh harapan besar pada Erick untuk menghadirkan perubahan nyata dalam pengembangan pemuda serta kemajuan olahraga nasional.
























