Pemkab Bengkalis Salurkan Bantuan Pangan untuk 64.550 Penerima
Pemkab Bengkalis menyalurkan bantuan pangan beras kepada 64.550 penerima untuk periode Juli-September 2026 guna memperkuat ketahanan pangan dan perlindungan sosial.
BANTAN, JAGOK.CO — Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran penyaluran Bantuan Pangan Beras yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Bengkalis.
Peluncuran penyaluran bantuan pangan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Camat Bantan, Jumat (21/8/2026), dan menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga, terutama bagi keluarga penerima manfaat.
Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Syahruddin, hadir dalam kegiatan tersebut. Ia sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat penerima manfaat.
Dalam arahan tertulis Bupati Bengkalis yang dibacakannya, Syahruddin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Perum Bulog Cabang Bengkalis, Badan Pangan Nasional, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mengambil bagian dalam memastikan program bantuan pangan beras di Kabupaten Bengkalis dapat terlaksana dengan baik.
Menurut Bupati, program tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan distribusi beras kepada masyarakat. Lebih dari itu, bantuan pangan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat di tengah kebutuhan hidup yang terus berkembang.
“Bantuan pangan ini bukan sekadar penyaluran beras kepada masyarakat, melainkan bentuk nyata kehadiran negara untuk ikut menjaga ketahanan pangan, meringankan beban masyarakat, sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan,” tegas Syahruddin menyampaikan pesan Bupati.

64.550 Penerima Mendapat Bantuan Beras
Pada periode Juli hingga September 2026, sebanyak 64.550 penerima bantuan pangan di Kabupaten Bengkalis akan memperoleh bantuan beras. Secara keseluruhan, jumlah beras yang disalurkan mencapai 1.936.500 kilogram untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama tiga bulan.
Setiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan, sehingga selama periode Juli, Agustus, dan September 2026, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.
Besarnya jumlah penerima dan volume bantuan tersebut menunjukkan bahwa penyaluran pangan membutuhkan tata kelola, koordinasi, serta pengawasan yang baik dari seluruh unsur yang terlibat. Pemerintah Kabupaten Bengkalis menekankan pentingnya memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang memang berhak sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.
“Jumlah ini cukup besar dan memerlukan kerja sama serta koordinasi yang baik agar seluruh bantuan benar-benar sampai tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ujar Syahruddin.
Ia menegaskan, keberhasilan program bantuan pangan tidak hanya diukur dari besarnya jumlah beras yang disalurkan, tetapi juga dari sejauh mana bantuan tersebut mampu menjangkau masyarakat secara tepat, tertib, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima.
Ketahanan Pangan Menjadi Bagian dari Kesejahteraan Masyarakat
Lebih lanjut disampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Pangan yang tersedia dalam jumlah cukup, aman, berkualitas, serta dapat dijangkau masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan kehidupan keluarga yang lebih aman dan sejahtera.
Karena itu, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan terus membangun sinergi agar berbagai program terkait pangan dapat berjalan secara berkesinambungan.
Dalam konteks tersebut, penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kabupaten Bengkalis diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan perlindungan sosial serta upaya menjaga daya tahan keluarga penerima manfaat.
Bupati Bengkalis juga meminta seluruh jajaran pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan untuk memberikan perhatian serius terhadap proses penyaluran bantuan. Koordinasi bersama Perum Bulog dan pihak terkait lainnya harus dilakukan secara optimal sehingga pelaksanaan di lapangan berlangsung tertib dan tidak menimbulkan persoalan bagi masyarakat.
“Pastikan proses penyaluran dilaksanakan sebaik-baiknya dan tidak ada satu pun penerima yang terlewatkan,” pesan Bupati melalui Syahruddin.
Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi aspek penting dalam pelaksanaan program bantuan sosial. Dengan koordinasi yang kuat hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat, pemerintah diharapkan dapat memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

Bantuan untuk Meringankan Beban Keluarga
Kepada seluruh masyarakat penerima bantuan, Bupati Bengkalis berpesan agar bantuan beras yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Bantuan tersebut, lanjutnya, hendaknya tidak hanya dipandang berdasarkan jumlah kilogram beras yang diterima, tetapi juga dimaknai sebagai bentuk perhatian, kepedulian, dan tanggung jawab pemerintah terhadap kondisi masyarakat.
“Jangan dilihat dari segi jumlahnya semata, namun dimaknai sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” pesan Bupati.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa program bantuan pangan merupakan bagian dari kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi antarlembaga, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap mendapatkan perhatian, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan.
Syahruddin juga menyampaikan penghargaan kepada Perum Bulog Cabang Bengkalis atas dukungan, koordinasi, dan keterlibatannya dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan tersebut.
Ia berharap penyaluran bantuan pangan untuk periode Juli hingga September 2026 dapat berlangsung lancar, tertib, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Kolaborasi Menjadi Kunci Ketahanan Pangan
Dalam kesempatan tersebut, Syahruddin mengajak seluruh pihak menjadikan penyaluran Bantuan Pangan Beras sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, persoalan ketahanan pangan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah secara sendiri. Dibutuhkan partisipasi masyarakat, dukungan dunia usaha, koordinasi antarlembaga, serta keterlibatan berbagai unsur di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan.
“Mari jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa membangun kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah hadir untuk melayani, masyarakat hadir untuk berpartisipasi, dan seluruh pihak berkolaborasi. Dengan kebersamaan, insya Allah tantangan ketahanan pangan dapat kita atasi bersama,” tutupnya.
Peluncuran penyaluran Bantuan Pangan Beras Kabupaten Bengkalis tersebut berlangsung dalam suasana tertib dan lancar. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara para penerima bantuan pangan dan pejabat yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bantan Aulia Fikri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Susi Hartati, Kepala Kantor Perum Bulog Cabang Bengkalis Delly Bayu Putra, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Yana Susilayeni, jajaran staf Perum Bulog dan Kantor Camat Bantan, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, serta unsur masyarakat setempat.
Dengan penyaluran bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Lebih jauh, sinergi antara pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari ikhtiar bersama menjaga ketahanan pangan dan perlindungan sosial di Kabupaten Bengkalis.



Indri Nabila 





















