Babinsa Sragen Bantu Petani Pasang Irigasi Pipa Pralon

Babinsa Koramil 15/Gemolong bantu petani di Desa Kalangan, Sragen, pasang pipa pralon untuk sistem irigasi sawah. Solusi efisien atasi kekeringan dan tingkatkan hasil panen.

Babinsa Sragen Bantu Petani Pasang Irigasi Pipa Pralon
Babinsa Bantu Petani Pasang Pipa, Irigasi Sawah di Sragen Kini Lebih Lancar dan Efisien
Babinsa Sragen Bantu Petani Pasang Irigasi Pipa Pralon

JAGOK.CO – SRAGEN – Senin (28/07/2025), Serda Wahyudi bersama anggota Babinsa Koramil 15/Gemolong, Kodim 0725/Sragen, turun langsung ke sawah mendampingi petani di Dukuh Jago RT 07, Desa Kalangan, Kecamatan Gemolong. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan sistem irigasi pertanian melalui pemasangan pipa pralon sebagai saluran air utama ke area persawahan. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan air yang optimal dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi.

Selama ini, petani di Desa Kalangan menghadapi permasalahan klasik dalam pengairan lahan pertanian mereka. Sistem irigasi tradisional yang sudah usang dan tidak efisien sering kali menyebabkan distribusi air tidak merata, terlebih saat musim kemarau panjang melanda. Kondisi ini berdampak langsung terhadap penurunan produktivitas hasil panen dan berkurangnya pendapatan petani secara signifikan.

Menyadari tantangan yang dihadapi para petani, Serda Wahyudi menunjukkan kepedulian nyata dengan turun langsung ke lapangan. Ia bergotong royong bersama warga tani memasang pipa pralon, memperbarui jaringan saluran air yang sebelumnya kurang memadai. Proses pemasangan melibatkan sejumlah tahapan teknis seperti penggalian saluran, penataan jalur air, serta penyambungan pipa agar aliran air dapat menjangkau seluruh petak sawah secara merata dan efisien.

“Dengan adanya pemasangan pipa pralon ini, kami berharap sistem irigasi di wilayah Kalangan semakin lancar dan terkelola dengan baik. Ini adalah upaya nyata kami untuk membantu petani meningkatkan hasil pertanian mereka, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga petani,” ujar Serda Wahyudi.

Respons dari para petani sangat positif. Mereka menyambut baik dan merasa sangat terbantu oleh keterlibatan Babinsa dalam proyek irigasi tersebut. Bagi mereka, kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian, bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan desa.

Sinergi antara Babinsa dan petani di Desa Kalangan menjadi contoh nyata kolaborasi yang produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kerja sama ini tidak hanya menyelesaikan persoalan teknis, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.