Bupati Siak Lepas Jalan Santai HUT PGRI & Hari Guru
Bupati Siak Afni Z melepas jalan santai HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional di Dayun. Kegiatan diikuti guru, pelajar, masyarakat, dan UMKM desa, dorong ketahanan pangan, pendidikan berkualitas, dan ekonomi lokal.
DAYUN – LINTASTIMURMEDIA.COM – Bupati Siak, Afni Z, melepas peserta jalan santai Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang digelar di Embung Terpadu Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, pada Sabtu (22/11/2025). Acara ini menghadirkan ratusan peserta, mulai dari guru, pelajar, masyarakat umum, hingga pelaku UMKM lokal yang ikut meramaikan peringatan penting bagi dunia pendidikan dan penguatan ekonomi desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PGRI Kabupaten Siak, Mahadar, beserta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Siak, menandai sinergi antara pemerintah daerah, pendidik, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul.
Dalam sambutannya, Bupati Afni mengapresiasi partisipasi aktif guru dan masyarakat, menegaskan bahwa kebersamaan adalah fondasi kekuatan sosial dan pembangunan daerah.
“Terima kasih kepada para guru dan masyarakat yang hadir. Kebersamaan seperti ini adalah kekuatan kita,” ujar Afni.
Momentum Hari Guru Nasional dimanfaatkan Afni untuk menegaskan peran strategis guru sebagai pilar pembangunan SDM Kabupaten Siak.
“Ada dua yang tidak bisa saya lawan: orang tua dan guru. Tanpa guru, tidak ada kita hari ini. Guru adalah pahlawan yang wajib kita muliakan,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Afni menyoroti partisipasi sekolah-sekolah dalam program ketahanan pangan daerah. Menurutnya, keterlibatan pendidikan dalam membangun ketahanan pangan merupakan investasi strategis untuk masa depan generasi muda.
“Saya senang melihat sekolah-sekolah telah menjalankan arahan untuk membangun ketahanan pangan. Ini merupakan investasi masa depan,” ungkap Afni.
Bupati Afni juga menekankan dukungan pemerintah daerah terhadap UMKM desa, dengan mendorong pejabat hingga masyarakat membeli produk lokal. Hal ini dimaksudkan agar ekonomi desa bergerak dinamis dan berkelanjutan.
“Saya ingin pejabat membeli dari UMKM desa agar perputaran ekonomi terjadi di tingkat kampung,” pesan Afni.
Selain fokus pada pendidikan dan UMKM, Afni juga mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya disiplin kecil yang berdampak besar bagi pembangunan karakter.
“Tolong hidupkan budaya malu membuang sampah sembarangan. Kalau belum ada tong sampah, kantongi dulu. Dari budaya malu buang sampah, nanti tumbuh budaya malu korupsi dan merugikan orang lain,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Siak, Mahadar, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan dedikasi guru di tengah tantangan pendidikan modern. Menurutnya, semangat guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menjadi modal penting bagi kemajuan pendidikan di Siak.
“Kami berharap ke depan guru-guru di Siak semakin diperkuat kapasitasnya, baik melalui pelatihan maupun dukungan kebijakan yang berpihak pada mutu pendidikan,” kata Mahadar.
Kegiatan yang dikemas dengan jalan santai, pembagian doorprize, dan doa bersama ini diharapkan memperkuat kebersamaan masyarakat, guru, dan pemerintah daerah, serta menegaskan komitmen kolektif dalam pembangunan Kabupaten Siak yang berkelanjutan.
Dengan momentum ini, Bupati Afni menekankan bahwa sinergi antara pendidikan, UMKM lokal, dan kesadaran lingkungan menjadi kunci memperkuat ekonomi desa, kualitas pendidikan, dan karakter generasi muda.
Sumber: Alonk/MC Kabupaten Siak
Editor: Thab411























