MTQ Riau 2025: Adu Hafalan 100 Hadis Bersanad di Bengkalis
12 peserta dari 12 kabupaten/kota Riau adu kecermatan hafalan 100 hadis bersanad di MTQ Ke-43 Bengkalis, teguhkan tradisi sanad keilmuan Islam.
JAGOK.CO – BENGKALIS — Sebanyak 12 peserta pilihan dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau unjuk kemampuan dalam cabang Hafalan 100 Hadis Bersanad pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-43 tingkat Provinsi Riau yang digelar di Kabupaten Bengkalis, Minggu (29/6/2025). Perlombaan ini menjadi salah satu cabang paling menantang dan sarat nilai keilmuan Islam yang diwariskan turun-temurun melalui sanad.
Berlokasi di Masjid Jamik Kelapapati Laut, atmosfer perlombaan terasa khidmat dan penuh tantangan. Para peserta terdiri dari 6 putra dan 6 putri yang tampil dengan kesiapan mental dan hafalan yang luar biasa. Mereka dituntut bukan hanya menghafal matan hadis, melainkan juga mampu menyambungkan rangkaian sanad secara lengkap, tepat, dan sistematis.
Cabang Hafalan 100 Hadis Bersanad ini menjadi sorotan tersendiri dalam MTQ Riau 2025 karena menguji kecermatan, konsentrasi, dan daya pikir logis peserta secara bersamaan. Dari pantauan tim di lokasi, setiap peserta harus menjawab pertanyaan dari dewan hakim dengan cepat dan akurat. Tidak jarang, peserta terlihat berpikir keras untuk mengingat sambungan sanad yang urut dan tidak terputus, sebagaimana kaidah keilmuan hadis yang ketat.
“Perlombaan ini menuntut konsentrasi penuh dan pemahaman mendalam. Peserta bukan hanya diminta hafal matan hadis, tetapi juga harus mampu menyusun rangkaian sanad secara tepat dan autentik,” ungkap salah satu dewan hakim yang mengapresiasi ketekunan peserta.
Komposisi dewan hakim pada cabang ini merupakan para ahli di bidang hadis, tahfiz, dan ilmu tajwid yang sudah malang melintang dalam dunia musabaqah. Di antara mereka adalah H Dendeng Agus (Ketua), H Ahmad Mas’ari, Dr H Zul Ikromi, dan Helmi Kamil Candra untuk bidang tahfiz; Dr Faisal, Mawardi Zakaria, dan Amri untuk tajwid; serta Nixson Husen, Dr H Akmal Munir, dan Dr Adynata untuk bidang fashahah. Pelaksanaan teknis juga didukung oleh Rubi Yanti sebagai panitera, Ichsan Putra Pratama sebagai penghubung, dan Mitri Hirdamela sebagai penanggung jawab IT.
MTQ Ke-43 Provinsi Riau di Bengkalis tahun ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi kemampuan qari dan hafiz, tetapi juga menjadi momentum penting dalam meneguhkan tradisi sanad dalam keilmuan Islam. Cabang Hafalan 100 Hadis Bersanad secara khusus menempatkan nilai-nilai sanad sebagai pilar utama dalam pelestarian hadis Nabi, sekaligus menghidupkan kembali warisan keilmuan yang menjadi ciri khas peradaban Islam klasik.
Kehadiran cabang ini juga sekaligus menguatkan posisi Bengkalis sebagai tuan rumah MTQ Riau 2025 yang konsisten mendorong peningkatan kualitas musabaqah, tidak hanya dari sisi teknis tetapi juga kedalaman substansi keislaman. MTQ bukan sekadar festival religius, tetapi juga panggung penguatan identitas keagamaan dan intelektual Islam berbasis sanad di tengah masyarakat Riau yang multikultural.























