Bupati Kasmarni Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ayahanda Nurhadi

Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan duka cita atas wafatnya Hanifah bin Antek, ayahanda Nurhadi, pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Bupati Kasmarni Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ayahanda Nurhadi
Bupati Kasmarni Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Ayahanda Nurhadi

BENGKALIS, JAGOK.CO – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis. Ayahanda Nurhadi, Hanifah bin Antek, telah berpulang ke rahmatullah pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 07.40 WIB, dalam usia 83 tahun.

Almarhum Hanifah bin Antek diketahui telah cukup lama mengalami sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta orang-orang yang selama ini mengenal dan berinteraksi dengannya.

Kabar wafatnya Hanifah bin Antek juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada Nurhadi beserta seluruh keluarga besar almarhum yang tengah menghadapi suasana kehilangan.

“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Hanifah bin Antek. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan, kesabaran dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin ya Rabbal ’alamin,” ungkap Bupati Kasmarni.

Menurut Bupati, wafatnya seseorang merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh setiap insan. Karena itu, di tengah rasa kehilangan dan kesedihan yang dirasakan keluarga, doa menjadi salah satu bentuk penghormatan sekaligus ikhtiar agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Bupati Kasmarni juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk bersama-sama mendoakan almarhum Hanifah bin Antek. Doa tersebut diharapkan menjadi pengiring bagi almarhum menuju keharibaan Allah SWT, sekaligus menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dalam melewati masa duka.

“Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima dan mendapatkan ridha Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan dalam menerima ketetapan Allah SWT,” harap Bupati.

Ungkapan duka cita tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap keluarga jajaran pemerintahan yang sedang mengalami musibah. Kehadiran dan doa di tengah suasana duka diharapkan dapat memberikan sedikit kekuatan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kepergian Hanifah bin Antek pada usia 83 tahun menjadi momentum bagi keluarga dan seluruh pihak yang mengenalnya untuk mengenang perjalanan hidup serta kebaikan almarhum. Dalam suasana penuh duka tersebut, keluarga berharap seluruh masyarakat dapat turut memanjatkan doa agar almarhum memperoleh ampunan, rahmat dan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

Semoga almarhum Hanifah bin Antek husnul khatimah, segala amal baiknya diterima Allah SWT, segala kekhilafannya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keteguhan hati dalam menghadapi cobaan.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ’alamin.