Pertamina EP Rantau Raih Kompas Lestari Awards 2026 Lewat Harmoni Inklusif

Pertamina EP Rantau meraih Kompas Lestari Awards 2026 melalui Program Harmoni Inklusif yang mendorong inklusi sosial, ESG, dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.

Pertamina EP Rantau Raih Kompas Lestari Awards 2026 Lewat Harmoni Inklusif
Program Inklusi Sosial Pertamina EP Rantau Raih Kompas Lestari Awards 2026, Bukti Nyata Komitmen ESG dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

JAKARTA, JAGOK.CO – Komitmen PT Pertamina EP (PEP) Rantau dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kembali menuai apresiasi di tingkat nasional. Perusahaan yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 1 tersebut sukses meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Kompas Lestari Awards 2026, sebuah penghargaan yang diberikan kepada institusi dan perusahaan dengan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, serta penguatan aspek sosial dan tata kelola yang bertanggung jawab.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan Pertamina EP Rantau tidak hanya berorientasi pada keberhasilan operasional, tetapi juga mampu menciptakan dampak sosial yang nyata, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.

Penghargaan tertinggi berhasil diraih PEP Rantau Field melalui program unggulannya bertajuk Harmoni Inklusif, yang dinobatkan sebagai pemenang pada kategori Diversity, Equity and Inclusion (DEI) dalam ajang Kompas Lestari Awards 2026 yang diselenggarakan pada 22 Juli 2026.

Program Harmoni Inklusif dinilai berhasil menghadirkan model penanggulangan bencana berbasis inklusi sosial dengan melibatkan penyandang disabilitas sebagai aktor utama dalam setiap tahapan mitigasi bencana, mulai dari upaya pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan keadaan darurat, hingga proses rehabilitasi dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Melalui pendekatan tersebut, penyandang disabilitas tidak lagi diposisikan sebagai kelompok yang hanya menerima bantuan, melainkan sebagai subjek pembangunan yang memiliki kapasitas, peran strategis, serta kesempatan yang setara dalam memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi risiko bencana. Pendekatan inilah yang menjadi salah satu nilai unggul program dan mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, yang menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan dalam memberikan manfaat luas sekaligus memperkuat implementasi praktik bisnis yang berkelanjutan.

"Pengakuan di Kompas Lestari Awards 2026 menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga menciptakan nilai bersama melalui penerapan prinsip ESG. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari masyarakat, pemerintah, akademisi, hingga mitra kerja yang bersama-sama membangun kemandirian dan keberlanjutan di wilayah operasi," ujar Iwan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menjadi dorongan bagi Pertamina EP Rantau untuk terus mengembangkan berbagai inovasi sosial yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Program-program yang dijalankan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang pada aspek ekonomi, sosial, serta pelestarian lingkungan.

Iwan menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat berbagai program pemberdayaan yang berbasis kolaborasi, inovasi, serta keberlanjutan sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Keberhasilan Pertamina EP Rantau dalam ajang Kompas Lestari Awards 2026 turut dilengkapi dengan prestasi unit usaha lain di lingkungan Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 1. Dalam kompetisi yang sama, Pertamina EP Lirik Field dan PHE Jambi Merang juga berhasil menorehkan prestasi dengan masuk sebagai finalis pada kategori yang berbeda.

Program Lirik UMKM Center milik Pertamina EP Lirik Field terpilih sebagai finalis kategori Innovative Partnership berkat keberhasilannya membangun kolaborasi strategis bersama Politeknik Negeri Bengkalis dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal. Program tersebut dinilai mampu memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat melalui peningkatan kompetensi, inovasi produk, hingga perluasan akses pasar.

Sementara itu, PHE Jambi Merang berhasil menjadi finalis kategori Relation with Local Communities melalui program Beeyond Honey, sebuah program pemberdayaan yang mengintegrasikan konservasi lebah madu, restorasi ekosistem gambut, pemanfaatan inovasi teknologi, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan. Program ini menjadi contoh bagaimana pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat lokal.

Rangkaian capaian tersebut semakin mempertegas komitmen Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 1 dalam mengimplementasikan program-program pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas dan berkelanjutan. Berbagai inisiatif yang dijalankan tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat pelestarian lingkungan, memperluas kemitraan multipihak, mendorong inovasi sosial, serta mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah operasi perusahaan.

Melalui implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten, Pertamina EP bersama Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 1 terus menunjukkan bahwa keberhasilan bisnis dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan. Penghargaan Kompas Lestari Awards 2026 menjadi pengakuan atas komitmen tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat yang inklusif, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi generasi saat ini maupun masa depan.