Ribuan Warga Siak Hadiri Maulid Nabi Bersama Buya Yahya
Ribuan masyarakat Siak memadati Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Buya Yahya. Pemkab Siak berharap momentum ini menjadi teladan akhlak Rasulullah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
SIAK – JAGOK.CO – Suasana penuh khidmat dan semarak menyelimuti Kabupaten Siak saat ribuan masyarakat menghadiri Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama ulama kharismatik, Buya Yahya (KH. Yahya Zainul Ma’arif). Acara keagamaan ini digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak sebagai bentuk syukur sekaligus ajang mempererat silaturahmi umat Islam di Kota Istana.
Buya Yahya yang dikenal luas sebagai pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon hadir memberikan tausiah penuh makna. Sosok ulama yang akrab di hati masyarakat ini aktif dalam dakwah Islam moderat, pendidikan, dan safari dakwah ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk ke Bumi Lancang Kuning.
Sambutan Hangat Wakil Bupati Siak
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kedatangan Buya Yahya di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada guru kami, Buya Yahya. Semoga kehadirannya membawa keberkahan, ketentraman, dan memperkuat keimanan masyarakat Kabupaten Siak,” ujar Syamsurizal.
Dalam kesempatan itu, Wabup mengajak umat Islam Siak menjadikan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meneladani sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam melayani masyarakat.
“Kita harus mencontoh akhlak Rasulullah SAW, agar Kabupaten Siak semakin maju, bermartabat, dan penuh keberkahan. Orientasikan sikap dan perilaku kita dengan akhlak Nabi dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Semoga kita semua selalu istiqomah mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tambahnya.
Wabup juga berharap masyarakat terus mendoakan agar Kabupaten Siak semakin berkembang ke arah yang lebih baik, dengan masyarakat religius dan berkarakter kuat.
Pesan Dakwah Buya Yahya: Lapangkan Dada, Jaga Keluarga, Tanamkan Cinta Nabi
Dalam tausiah penuh hikmah, Buya Yahya mengingatkan jamaah tentang pentingnya kelapangan hati dalam menuntut ilmu.
“Tanamkan pada diri kita sifat lapang dada, jangan ada benci dan dengki. Orang yang hatinya dipenuhi kebencian tidak akan bisa mendapatkan ilmu, apalagi menyampaikannya dengan ikhlas kepada orang lain,” pesan Buya Yahya.
Beliau juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW sejak dini. Menurutnya, rumah tangga adalah lingkungan kecil yang menjadi pondasi akhlak generasi penerus.
“Membangun rumah tangga Islami itu proses panjang. Kita harus mendidik anak agar tumbuh dalam suasana penuh cinta kepada Allah dan Rasulullah. Ciptakan keteladanan di rumah, hadirkan ketenangan, kedamaian, dan akhlak mulia dalam hubungan suami-istri serta orang tua dan anak,” jelasnya.
Momentum Memperkuat Ukhuwah dan Syiar Islam di Siak
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Kabupaten Siak ini bukan hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah. Kehadiran Buya Yahya di tanah Melayu Riau memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk terus menghidupkan syiar Islam dengan akhlak mulia.
Ribuan jamaah yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat Siak dalam mencintai Nabi Muhammad SAW, sekaligus menegaskan bahwa tradisi peringatan Maulid Nabi masih sangat relevan untuk mempererat persatuan umat, memperkuat nilai-nilai keimanan, dan membangun karakter bangsa.























