TNI dan Warga Surakarta Tanam Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta tanam jagung bersama warga di Karangasem, Laweyan. Dukung ketahanan pangan nasional dan perkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
JAGOK.CO – SURAKARTA – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan memperkuat sinergi TNI dengan masyarakat, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta melaksanakan kegiatan penanaman jagung bersama warga di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Sabtu (26/07/2025).
Kegiatan penanaman jagung ini menjadi bagian dari program TMMD Reguler ke-125 sebagai wujud nyata kontribusi TNI dalam meningkatkan produksi pangan lokal, khususnya komoditas jagung, di wilayah Kota Surakarta. Penanaman dilakukan di lahan produktif yang telah disiapkan sebelumnya, melibatkan unsur Satgas TMMD dan partisipasi aktif masyarakat sekitar.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0735/Surakarta, Kapten Inf Narno, yang turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dalam budidaya jagung ini bertujuan untuk mendongkrak produksi jagung serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Melalui kegiatan penanaman jagung bersama ini, kita ingin menunjukkan bahwa TNI hadir tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga secara nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Kapten Inf Narno.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga membawa nilai edukatif bagi masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dan peran aktif warga dalam pembangunan wilayah.
“Kami berharap, kegiatan ini bisa menjadi model yang menginspirasi masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga ketahanan pangan melalui kegiatan produktif di sektor pertanian. Dengan terlibat langsung, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kegiatan TMMD, baik secara ekonomi maupun sosial,” imbuhnya.

Program penanaman jagung dalam TMMD Reguler ke-125 ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat sipil. Harapannya, tidak hanya produksi jagung yang meningkat, tetapi juga terbentuk hubungan sosial yang kokoh dan berkelanjutan antara TNI dan warga.
Dengan adanya program ini, produksi jagung di wilayah Surakarta diharapkan terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus menumbuhkan kemandirian pangan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa TMMD hadir membawa solusi nyata untuk pembangunan desa dan penguatan ketahanan nasional dari sektor pertanian.























