Bapenda Pekanbaru Salurkan Santunan Pendidikan Anak Yatim Lewat Kajian Jumat

Bapenda Kota Pekanbaru menggelar Kajian Jumat sekaligus menyalurkan santunan pendidikan bagi anak yatim sebagai wujud dukungan pemerataan pendidikan dan kepedulian sosial.

Bapenda Pekanbaru Salurkan Santunan Pendidikan Anak Yatim Lewat Kajian Jumat
Gelar Kajian Jumat, Bapenda Kota Pekanbaru Salurkan Santunan Pendidikan untuk Anak Yatim, Wujud Nyata Dukungan Pemerataan Pendidikan

PEKANBARU, JAGOK.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui pelaksanaan Kajian Jumat yang digelar di Masjid Nurul Falah sebelum memulai aktivitas pelayanan kepada masyarakat, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan rutin yang menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bapenda Kota Pekanbaru tersebut tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga dirangkaikan dengan penyaluran Santunan Pendidikan bagi Anak Yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa.

Program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendorong pemerataan akses pendidikan, sehingga setiap anak usia sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, berkualitas, dan didukung oleh fasilitas belajar yang memadai tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

Kajian Jumat yang dilaksanakan secara konsisten setiap pekan tersebut bertujuan memperkuat integritas, etika, serta tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Melalui pembinaan rohani yang berkesinambungan, diharapkan setiap aparatur mampu menjalankan amanah pelayanan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, serta semangat pengabdian.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru, T. Denny Muharpan, SH., MH, didampingi Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Yunan, S.Ag., M.Si, secara langsung menyerahkan Santunan Pendidikan kepada sejumlah anak yatim yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Santunan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah dan bantuan kebutuhan pendidikan lainnya yang diharapkan dapat menunjang proses belajar para penerima manfaat. Bantuan tersebut sekaligus menjadi penyemangat agar anak-anak tetap memiliki motivasi tinggi dalam menempuh pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta meraih prestasi akademik maupun nonakademik.

Momentum penyaluran santunan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian Bapenda Kota Pekanbaru terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi sebagian masyarakat, dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan anak yatim, menjadi investasi sosial yang sangat penting bagi masa depan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, Bapenda Kota Pekanbaru turut memperkuat komitmen dan visi Wali Kota Pekanbaru dalam menciptakan pemerataan layanan pendidikan yang inklusif. Sinergi bersama sekolah-sekolah yang telah terintegrasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sekaligus mencegah terjadinya angka putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Selain menjadi bentuk tanggung jawab sosial institusi, kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama yang terus ditanamkan di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Kehadiran pemerintah melalui program-program kemanusiaan seperti santunan pendidikan diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi anak-anak yatim untuk terus melanjutkan pendidikan tanpa harus dibayangi kendala biaya.

Bapenda Kota Pekanbaru meyakini bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Oleh karena itu, berbagai langkah nyata yang berpihak kepada dunia pendidikan akan terus didukung sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Melalui Kajian Jumat yang dipadukan dengan aksi sosial tersebut, Bapenda Kota Pekanbaru berharap semangat berbagi, kepedulian, serta nilai-nilai keagamaan semakin mengakar di lingkungan ASN, sekaligus menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Dengan kolaborasi seluruh pihak, diharapkan semakin banyak anak-anak yang dapat mengenyam pendidikan secara layak, meraih cita-cita, dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa Kota Pekanbaru menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

Tim Humas Bapenda Kota Pekanbaru