FLS3N SD Dumai 2026 Resmi Dibuka

Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto resmi membuka FLS3N SD Tingkat Kota Dumai 2026 yang diikuti 122 siswa terbaik dari 7 kecamatan untuk mencetak generasi kreatif menuju Indonesia Emas 2045.

FLS3N SD Dumai 2026 Resmi Dibuka
FLS3N SD Tingkat Kota Dumai 2026 Resmi Dibuka, Wawako Sugiyarto Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Kreatif Menuju Indonesia Emas 2045

DUMAI, JAGOK.CO – Pemerintah Kota Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui pendidikan berbasis kreativitas dan budaya. Hal tersebut ditandai dengan resmi dibukanya Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Kota Dumai Tahun 2026 oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, SE, pada Selasa (12/5/2026).

Ajang bergengsi yang menjadi wadah unjuk bakat, kreativitas, serta penguatan karakter siswa sekolah dasar ini dipusatkan di dua lokasi berbeda, yakni Aula SMP Negeri 2 Dumai dan Aula SD Negeri 4 Dumai. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat dengan diikuti ratusan peserta terbaik hasil seleksi dari seluruh kecamatan di Kota Dumai.

Sebanyak 122 peserta didik terbaik dari 7 kecamatan se-Kota Dumai ambil bagian dalam kompetisi tahunan tersebut. Mereka hadir didampingi oleh 64 guru pendamping yang turut memberikan motivasi, pembinaan, dan dukungan penuh selama pelaksanaan lomba berlangsung.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, SE, menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar perlombaan seni dan sastra semata, melainkan ruang strategis dalam membangun mental, karakter, serta kreativitas generasi muda sejak usia dini.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik, tetapi juga bagaimana membentuk anak-anak yang berani tampil, jujur, memiliki rasa percaya diri, serta mampu mengekspresikan potensi dirinya melalui seni dan budaya.

“Pemerintah Kota Dumai berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan bakat anak-anak. FLS3N bukan sekadar lomba, melainkan panggung besar bagi anak-anak kita untuk mengasah keberanian, kreativitas, sportivitas, dan kejujuran sejak dini,” ujar Sugiyarto di hadapan peserta dan tamu undangan.

Ia juga berharap, melalui ajang FLS3N Tingkat Kota Dumai Tahun 2026 ini akan lahir bibit-bibit unggul dan talenta muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kota Dumai, tidak hanya di tingkat daerah dan Provinsi Riau, namun juga hingga tingkat nasional.

“Anak-anak inilah calon pemimpin masa depan. Mereka adalah generasi emas Indonesia 2045 yang harus dibina dengan baik, diberi ruang berekspresi, dan didukung untuk terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Okto Permadi, S.Sos, M.IP, dalam laporannya menjelaskan bahwa FLS3N Tahun 2026 mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”.

Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan arah pembangunan pendidikan nasional yang menitikberatkan pada penguatan karakter peserta didik melalui seni, budaya, dan kreativitas sebagai bagian penting dalam pembentukan sumber daya manusia unggul.

Okto Permadi menyebutkan, pelaksanaan FLS3N juga merupakan bagian integral dari implementasi Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) yang diinisiasi pemerintah pusat dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju era globalisasi dan Indonesia Emas 2045.

“Ajang ini selaras dengan arahan Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, berkeadilan, inklusif, dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan budaya Melayu sebagai identitas daerah sesuai dengan RENSTRA Kota Dumai Tahun 2025-2029,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, FLS3N bukan hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wahana pendidikan karakter yang mampu membangun rasa percaya diri, empati sosial, kreativitas, hingga jiwa sportivitas para peserta didik.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang ekspresi yang sehat bagi siswa di bidang seni dan sastra. Kami berharap peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadikan pengalaman ini sebagai proses belajar yang berharga untuk masa depan mereka,” ungkap Okto.

Ia optimistis para pemenang nantinya dapat menjadi wakil terbaik Kota Dumai di tingkat Provinsi Riau dengan persiapan yang lebih matang, kemampuan yang lebih terasah, dan mental kompetisi yang kuat.

Adapun pada FLS3N SD Tingkat Kota Dumai Tahun 2026 ini terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni Gambar Ekspresi/Bercerita, Menyanyi Solo, Mendongeng, Menulis Cerita, Tari Kreasi, Pantomim, dan Kriya.

Ketujuh tangkai lomba tersebut dinilai mampu menjadi sarana efektif dalam menggali dan mengembangkan potensi seni peserta didik sejak dini, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal dan nasional.

Suasana pembukaan berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Para peserta tampak bersemangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para juri dan tamu undangan yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Hj. Yusmanidar, S.Sos, M.Si, Sekretaris Disdikbud Dumai Ali Ibnu Amar, S.IP, jajaran struktural Disdikbud, kepala sekolah SD se-Kota Dumai, tokoh pendidikan, koordinator pengawas, Ketua K3S dari tujuh kecamatan, serta dewan juri yang akan memberikan penilaian secara objektif dan profesional.

Pelaksanaan FLS3N 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang kreatif, berbudaya, dan berorientasi pada pembangunan karakter generasi muda Kota Dumai yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sumber: Mediacenter Dumai/RRA