Wali Kota Paisal Hadiri Wisuda Tahfizh SMPN Binsus Dumai, Titip Pesan untuk Orang Tua
Wali Kota Dumai Paisal menghadiri Wisuda Tahfizh dan Khatam Al-Qur’an SMPN Binsus Dumai 2025/2026. Sebanyak 171 siswa diwisuda sebagai generasi Qur’ani berakhlak mulia.
DUMAI, JAGOK.CO – Suasana haru, khidmat, dan penuh nuansa religius menyelimuti Gedung Serbaguna SMP Negeri Binaan Khusus (Binsus) Kota Dumai, Jalan Putri Tujuh, Rabu (13/5/2026), saat digelarnya Wisuda Tahfizh dan Khatam Al-Qur’an Tahun Pelajaran 2025/2026.
Momentum sakral tersebut menjadi bukti nyata komitmen dunia pendidikan di Kota Dumai dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman, berakhlak mulia, serta memiliki karakter Qur’ani yang kokoh di tengah tantangan zaman modern.
Kegiatan yang berlangsung penuh kekhusyukan itu turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, majelis guru, pengurus komite sekolah, tokoh pendidikan, serta ratusan wali murid yang tampak larut dalam rasa bangga dan haru menyaksikan putra-putri mereka diwisuda sebagai penghafal dan pencinta Al-Qur’an.
Sebanyak 171 siswa SMPN Binaan Khusus Kota Dumai resmi menyandang status wisudawan tahfizh dan khatam Al-Qur’an pada tahun ini. Jumlah tersebut menjadi capaian membanggakan sekaligus menegaskan keberhasilan sekolah dalam membangun budaya pendidikan berbasis karakter dan spiritualitas Islam.
Mengusung tema “Mengukir Prestasi dengan Al-Qur’an Menjadi Generasi Rabbani yang Berakhlak Mulia”, prosesi wisuda berlangsung dengan penuh makna. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema di ruangan seakan menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, namun juga pembentukan moral dan akhlak generasi penerus bangsa.
Kepala SMPN Binsus Kota Dumai, Husnal Hayati, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberhasilan para siswa yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur’an dengan baik. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara sekolah, guru, orang tua, dan dukungan pemerintah daerah.
Menurutnya, program tahfizh dan khatam Al-Qur’an yang dilaksanakan sekolah sangat selaras dengan visi Pemerintah Kota Dumai dalam memperkuat pendidikan karakter melalui program Khidmat Pendidikan dan gerakan siswa beradab.
“Kegiatan wisuda tahfizh dan khatam ini sangat sejalan dengan program Khidmat Pendidikan yang digagas Pemerintah Kota Dumai melalui program siswa beradab. Kami di sekolah terus berkomitmen memperkuat pondasi karakter anak melalui kecintaan terhadap Al-Qur’an, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki adab dan akhlak yang baik,” ujar Husnal Hayati.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik semata, tetapi juga sejauh mana anak-anak mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah dan seluruh tenaga pendidik yang terus konsisten membina para siswa dalam pendidikan keagamaan. Menurutnya, upaya membentuk generasi Qur’ani merupakan investasi besar untuk masa depan Kota Dumai.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Paisal menyampaikan pesan penting yang ditujukan khusus kepada para ayah dan bunda agar tidak menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan anak kepada sekolah. Ia menegaskan bahwa peran keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda.
“Peran nomor satu dalam mendidik anak-anak kita adalah orang tua. Namun, kekompakan dan sinergi antara sekolah, komite, serta seluruh wali murid juga menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan. Kolaborasi ini harus terus dijaga agar seluruh program keagamaan yang telah dijalankan dapat berlangsung lebih baik, lebih terukur, dan semakin maksimal ke depannya,” tegas Paisal.
Pesan tersebut disampaikan bukan tanpa alasan. Di tengah derasnya arus digitalisasi, perkembangan teknologi, dan tantangan sosial yang semakin kompleks, pendidikan berbasis nilai agama dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga moral serta masa depan generasi muda.
Wali Kota Dumai juga berharap para siswa yang telah diwisuda tidak berhenti sampai pada capaian seremonial semata, melainkan terus menjaga hafalan, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, serta mengamalkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an akan menjadi cahaya dan keberkahan tersendiri bagi Kota Dumai sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai religius dan budaya Melayu.
“Insya Allah, ikhtiar kita bersama ini akan menjadi sumber keberkahan yang melimpah untuk Dumai Kota Idaman. Anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an akan menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah, bangsa, dan agama,” pungkasnya.
Prosesi wisuda semakin mengharukan ketika Wali Kota Dumai secara simbolis memasangkan selempang wisuda kepada perwakilan siswa tahfizh dan khatam Al-Qur’an. Momen tersebut disambut tepuk tangan dan rasa haru dari para orang tua yang hadir, sebagian tampak tak mampu menyembunyikan air mata kebanggaan menyaksikan buah hati mereka berhasil menempuh perjalanan spiritual yang penuh perjuangan.
Kegiatan Wisuda Tahfizh dan Khatam Al-Qur’an SMPN Binsus Dumai ini sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa dunia pendidikan di Kota Dumai terus bergerak menuju penguatan karakter religius, demi mencetak generasi Rabbani yang cerdas, berintegritas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi masa depan dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
























