Hari Jadi ke-241, Wali Kota Pekanbaru Dorong Transformasi Menuju Kota Maju dan Inklusif
Di usia ke-241, Pekanbaru terus bertumbuh sebagai kota ekonomi dinamis di Riau. Wali Kota Agung Nugroho fokus pada infrastruktur, UMKM, dan digitalisasi birokrasi.
JAGOK.CO – PEKANBARU – Hari Jadi ke-241 Kota Pekanbaru menjadi momentum reflektif sekaligus progresif bagi kota yang dulunya hanyalah pusat perdagangan kecil di tepian Sungai Siak, kini tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan gerbang modernisasi Provinsi Riau.
Angka 241 bukan sekadar usia. Ia mencerminkan perjalanan sejarah panjang, dinamika sosial, serta geliat pembangunan yang kian pesat. Di usia ini, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan Kota Bertuah sebagai rumah besar yang maju, inklusif, dan membanggakan seluruh warganya.
“Setiap hari saya melihat wajah-wajah penuh harapan, semangat untuk berubah, dan keinginan kuat agar kota ini menjadi rumah yang lebih baik bagi semua,” ujar Agung, di sela perayaan Hari Jadi Pekanbaru ke-241, Sabtu (22/6/2025).
Kota Bertumbuh: Ekonomi Meningkat, Investasi Mengalir
Agung menyoroti transformasi ekonomi yang signifikan dalam satu dekade terakhir. Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru menunjukkan tren positif, didorong oleh sektor jasa, perdagangan, dan munculnya kawasan baru yang menarik minat investasi.
“Pekatnya geliat ekonomi kita rasakan bersama. Dari pusat bisnis, kawasan hunian baru, hingga UMKM yang mulai naik kelas. Semua ini menjadi indikator nyata bahwa Pekanbaru terus bertumbuh sebagai kota dengan daya saing tinggi,” ungkap Agung.
Fokus Pembangunan: Infrastruktur dan Layanan Dasar
Dalam membangun kota, infrastruktur menjadi tulang punggung utama. Pemko Pekanbaru kini memprioritaskan pembenahan jalan protokol, penguatan sistem drainase, serta penanganan banjir yang masih menjadi persoalan klasik.
“Kami terus membenahi infrastruktur dasar. Jalan-jalan protokol diperluas, drainase diperkuat, dan ruang-ruang kota dibenahi agar fungsional dan estetis,” jelas Agung.
Komitmen tak berhenti di fisik jalan. Pemerintah juga membenahi fasilitas publik seperti rumah sakit daerah, sekolah, dan pusat pelayanan masyarakat, sebagai fondasi kota modern yang manusiawi.
Smart City dan Digitalisasi Birokrasi
Sebagai bagian dari agenda transformasi, digitalisasi birokrasi menjadi kunci menuju Pekanbaru Smart City. Pelayanan publik kini diarahkan menjadi lebih transparan, efisien, dan berbasis teknologi digital.
“Kami tidak ingin birokrasi yang lamban dan kaku. Pelayanan publik harus mudah, cepat, dan ramah. Inilah wajah baru kota yang kami rancang bersama,” tegasnya.
UMKM Sebagai Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan
Wali Kota Agung Nugroho juga memberikan perhatian serius kepada sektor UMKM, yang menurutnya menjadi tulang punggung perekonomian rakyat.

“Ekonomi besar boleh tumbuh, tapi UMKM lah yang menjaga denyut ekonomi rakyat. Kita beri mereka pelatihan, pembinaan, hingga akses pembiayaan agar mereka naik kelas,” ujarnya.
Tantangan Kota Metropolitan: Banjir, Sampah, Tata Ruang
Namun, kemajuan selalu datang bersamaan dengan tantangan. Pekanbaru masih bergelut dengan persoalan banjir, pengelolaan sampah, tata ruang yang semrawut, serta dampak lingkungan dari laju urbanisasi.
“Saya tidak ingin menutup-nutupi. Kita masih punya PR besar—sampah, drainase tersumbat, dan kawasan padat yang belum tertata. Tapi saya yakin, dengan kolaborasi semua pihak, tantangan ini bisa diubah jadi peluang,” ucap Agung.
Visi Humanis dan Inklusif
Bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Agung Nugroho menegaskan bahwa Pekanbaru bukan hanya harus tumbuh, tapi juga harus ramah dan beradab.
“Kota ini harus ramah bagi semua: anak-anak, orang tua, perempuan, penyandang disabilitas. Kita ingin kota ini dicintai warganya,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Kepemimpinan Agung Nugroho berpijak pada pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Ia menolak gaya kepemimpinan yang eksklusif dan birokratis.
“Saya ingin menata kota ini bersama-sama, berdialog dengan semua kalangan, dan tentu saja dengan keberanian membuat perubahan,” pungkasnya.























