HUT Pekanbaru ke-242: Lestari Run 2026 dan Layanan Pajak Bapenda Diserbu Warga
Perayaan HUT Pekanbaru ke-242 semakin semarak dengan Pekanbaru Lestari Run 2026 dan layanan pajak daerah Bapenda di CFD. Warga antusias memanfaatkan penghapusan denda dan diskon PBB-P2 hingga 70%.
PEKANBARU, JAGOK.CO – Momentum Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 berlangsung semakin semarak dan penuh makna melalui rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Pemerintah Kota Pekanbaru menghadirkan dua agenda strategis sekaligus, yakni Pekanbaru Lestari Run 2026 serta pelayanan publik terpadu melalui posko pajak daerah yang tetap aktif di kawasan pusat kota, tepatnya pada momentum Car Free Day (CFD), Minggu (14/06/2026).
Perayaan ini menjadi bagian dari penguatan branding kota melalui pendekatan partisipatif yang menggabungkan olahraga, kesadaran lingkungan, dan optimalisasi pelayanan publik. Konsep tersebut menjadikan peringatan HUT Pekanbaru ke-242 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

Pekanbaru Lestari Run 2026: Sport Tourism dan Gerakan Peduli Lingkungan
Kegiatan Pekanbaru Lestari Run 2026 yang ditaja oleh Pemerintah Kota Pekanbaru tampil dengan konsep berbeda dari event lari pada umumnya. Tidak hanya berorientasi pada pencapaian garis finish, kegiatan ini membawa pesan kuat mengenai kesadaran lingkungan hidup dan pengurangan sampah anorganik di ruang publik.
Sejak start dimulai, para peserta tidak hanya berlari, tetapi juga diajak untuk berpartisipasi dalam aksi bersih lingkungan dengan mengumpulkan sampah di sepanjang rute yang dilalui. Pendekatan ini menjadi inovasi baru dalam konsep sport event berbasis edukasi lingkungan di perkotaan.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE., MM di kawasan Jalan Gajah Mada, yang menjadi salah satu titik utama pergerakan masyarakat dalam perayaan HUT kota tahun ini. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, komunitas olahraga, pelajar, hingga perangkat daerah menjadikan acara ini berlangsung meriah dan inklusif.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, T. Denny Muharpan, SH., MH, turut hadir dan berpartisipasi langsung bersama kelompok pelari dari Bapenda Kota Pekanbaru. Ia tidak hanya ikut berlari, tetapi juga terlibat dalam aksi pengumpulan sampah hingga garis finish sebagai simbol komitmen pemerintah terhadap kebersihan kota.
Lebih jauh, keterlibatan Bapenda juga ditunjukkan melalui peran aktif dalam prosesi penyerahan hadiah kepada para pemenang Pekanbaru Lestari Run 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan event berbasis masyarakat dan lingkungan.

Kolaborasi Pemerintah dan Kesadaran Publik: Wujud “Kolaboraksi” Pekanbaru
Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat konsep kolaborasi dan aksi nyata (kolaboraksi) dalam membangun kesadaran publik. Tidak hanya pada aspek pelayanan administrasi, tetapi juga pada penguatan perilaku masyarakat dalam menjaga fasilitas umum dan lingkungan kota.
Dua kegiatan besar yang digelar di lokasi berbeda namun masih berada di kawasan pusat aktivitas kota, terutama di sekitar area alun-alun dan jalur CFD, berhasil menarik perhatian serta partisipasi ribuan masyarakat. Antusiasme ini menunjukkan meningkatnya keterlibatan warga dalam agenda pembangunan berbasis komunitas.
Layanan Pajak Daerah Tetap Hadir di Tengah Keramaian CFD
Di sisi lain, Posko Pajak Daerah Bapenda Kota Pekanbaru yang berlokasi di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru juga menjadi pusat perhatian masyarakat. Tingginya kunjungan warga menunjukkan adanya peningkatan kesadaran untuk memanfaatkan berbagai program insentif pajak yang sedang berlangsung.
Salah satu program yang paling diminati adalah penghapusan denda pajak daerah, yang menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak tanpa beban tambahan. Program ini sekaligus menjadi strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara humanis dan persuasif.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan informasi mengenai diskon Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 70 persen, yang menjadi salah satu kebijakan fiskal daerah paling signifikan dalam meringankan beban ekonomi masyarakat.
Petugas pelayanan pajak secara aktif terus mengimbau masyarakat agar tidak melewatkan kesempatan ini, mengingat program keringanan tersebut bersifat terbatas dan menjadi bagian dari strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tetap berpihak kepada masyarakat.
Apresiasi kepada Wajib Pajak: Penguatan Budaya Kepatuhan
Dalam kegiatan pelayanan tersebut, jajaran Bapenda Kota Pekanbaru juga memberikan apresiasi langsung kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran di tempat. Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru, Muhammad Yunan, S.Ag., M.Si, bersama Kepala Bidang Pajak Daerah I, Inang Tati Dewi, S.Sos., M.Si, serta Kepala Bidang Pajak Daerah II, Arie Supriyanto, S.Kom, secara langsung menyerahkan souvenir sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pendekatan pelayanan publik yang lebih humanis, di mana pemerintah tidak hanya menagih kewajiban, tetapi juga memberikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Menjelang Puncak HUT Pekanbaru ke-242
Menjelang puncak peringatan Hari Jadi Pekanbaru yang jatuh pada 23 Juni 2026, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Bapenda berharap tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat terus meningkat, baik dalam mendukung program pembangunan maupun dalam kepatuhan pajak daerah.
Dengan berbagai kegiatan yang terintegrasi antara olahraga, lingkungan, dan layanan publik, HUT Pekanbaru ke-242 menjadi refleksi transformasi kota menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkelanjutan.
Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan bukan hanya seremoni tahunan, melainkan wujud nyata komitmen untuk menghadirkan kota yang lebih bersih, tertib, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

























