Reses DPRD Pekanbaru: Infrastruktur dan Banjir Jadi Keluhan Utama Warga

Hasil reses DPRD Pekanbaru mengungkap keluhan warga terkait banjir dan infrastruktur. DPRD meminta Pemko lebih serius menangani persoalan dasar masyarakat.

Reses DPRD Pekanbaru: Infrastruktur dan Banjir Jadi Keluhan Utama Warga
Hasil Reses DPRD Pekanbaru Ungkap Keluhan Infrastruktur dan Banjir, Warga Minta Pemerintah Bertindak Lebih Serius

PEKANBARU, JAGOK.CO – Persoalan infrastruktur dasar dan banjir masih menjadi pekerjaan rumah besar yang terus menghantui kehidupan masyarakat Kota Pekanbaru. Keluhan mengenai jalan rusak, drainase yang tidak berfungsi optimal, hingga genangan air yang kerap muncul saat hujan deras kembali mendominasi aspirasi warga yang disampaikan melalui kegiatan reses anggota DPRD Kota Pekanbaru.

Berbagai persoalan tersebut terungkap dalam laporan hasil reses anggota DPRD Kota Pekanbaru yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD di Balai Payung Sekaki, Senin (25/5/2026). Melalui forum resmi tersebut, DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar lebih serius, responsif, dan maksimal dalam menangani berbagai persoalan mendasar yang hingga kini masih dirasakan masyarakat di hampir seluruh wilayah kota.

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid dan didampingi tiga Wakil Ketua DPRD, yakni Tengku Azwendi, Muhammad Dikky Suryadi, serta Andry Saputra. Hadir pula Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut beserta sejumlah pejabat dan unsur terkait.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid menjelaskan bahwa laporan reses yang disampaikan dalam rapat paripurna tersebut merupakan akumulasi dari berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun anggota DPRD saat turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing. Menurutnya, reses menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

“Laporan reses ini merupakan kumpulan aspirasi masyarakat yang disampaikan saat anggota dewan melaksanakan reses. Dengan seluruh anggota dewan yang turun langsung ke tengah masyarakat, tentu sangat banyak aspirasi yang diterima dari berbagai lapisan warga,” ujar Isa.

Menurutnya, seluruh masukan yang diperoleh dari masyarakat tidak hanya menjadi catatan administratif semata, tetapi juga menjadi bahan penting dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan daerah ke depan. DPRD, kata Isa, telah melakukan pembahasan awal terhadap berbagai usulan yang muncul selama pelaksanaan reses.

Dari hasil inventarisasi dan pembahasan tersebut, persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan yang paling dominan disampaikan masyarakat. Selain kondisi jalan lingkungan yang membutuhkan perbaikan, persoalan banjir juga masih menjadi perhatian serius warga di berbagai kecamatan.

“Masyarakat masih menginginkan adanya perbaikan infrastruktur, terutama terkait penanganan banjir yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan. Kami minta hal ini mendapat perhatian serius dari pemerintah,” tegas Isa.

Politisi PKS tersebut menilai bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat perkotaan. Infrastruktur yang baik tidak hanya mendukung mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Karena itu, DPRD berharap Pemerintah Kota Pekanbaru dapat lebih fokus dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan mendasar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Upaya penanganan banjir, normalisasi drainase, pembangunan sistem pengendalian air, hingga peningkatan kualitas jalan lingkungan dinilai perlu menjadi prioritas pembangunan daerah.

Menurut DPRD, persoalan banjir yang masih berulang setiap musim hujan menunjukkan perlunya langkah yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Penanganan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga harus dibarengi dengan perencanaan tata ruang yang baik, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta penguatan koordinasi antarinstansi terkait.

Sementara itu, seusai menghadiri rapat paripurna, Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menjelaskan bahwa penyampaian laporan hasil reses merupakan bagian dari mekanisme konstitusional dan fungsi representasi yang dimiliki para anggota legislatif dalam menyuarakan kebutuhan masyarakat dari daerah pemilihannya masing-masing.

Menurut Ingot, setiap anggota DPRD memiliki tanggung jawab untuk turun langsung ke lapangan guna menyerap berbagai aspirasi, masukan, maupun keluhan warga. Seluruh hasil reses tersebut kemudian direkapitulasi dan disampaikan secara resmi dalam rapat paripurna sebagai bahan pertimbangan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Setiap anggota dewan yang turun ke lapangan menyerap aspirasi warga, hasilnya kemudian direkapitulasi dan dilaporkan secara resmi melalui rapat paripurna ini,” jelas Ingot.

Ia menambahkan bahwa berbagai aspirasi yang dihimpun anggota DPRD mencakup banyak sektor strategis pelayanan publik, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga pelayanan administrasi pemerintahan. Oleh karena itu, masukan dari masyarakat melalui reses memiliki nilai yang sangat penting sebagai dasar penyusunan program dan kebijakan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Ingot menilai bahwa komunikasi dan kolaborasi yang baik antara lembaga legislatif dan eksekutif merupakan kunci penting dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan. Aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui DPRD diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia juga berharap sinergi yang terbangun antara DPRD dan Pemerintah Kota Pekanbaru dapat semakin kuat sehingga mampu menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

“Untuk perubahan AKD ini, mudah-mudahan bisa membawa perbaikan dan kinerja yang lebih solid ke depannya,” pungkas Ingot.

Melalui laporan hasil reses tersebut, suara masyarakat kembali menegaskan bahwa kebutuhan akan infrastruktur yang layak dan penanganan banjir yang efektif masih menjadi harapan utama warga Pekanbaru. Aspirasi yang disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat itu kini menjadi catatan penting yang diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program pembangunan yang nyata, terukur, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

#Galeri