Kodam I/BB Bagikan 500 Sak Beras ke Ojol Medan Saat Unras

Kodam I/Bukit Barisan melalui Makodim 0201/Medan membagikan lebih dari 500 sak beras kepada pengemudi ojek online di Medan usai aksi unjuk rasa. Aksi sosial ini jadi wujud empati TNI terhadap kesejahteraan rakyat.

Kodam I/BB Bagikan 500 Sak Beras ke Ojol Medan Saat Unras
Pengemudi ojek online mengantre menerima bantuan beras dari Kodam I/BB di halaman Makodim 0201/Medan, Jumat (30/8/2025).

MEDAN – JAGOK.CO – Di tengah panas teriknya Kota Medan pada Jumat (30/8/2025), ratusan pengemudi ojek online (ojol) terlihat berbondong-bondong memasuki halaman Makodim 0201/Medan. Antrean panjang mengular, namun senyum lega tidak bisa disembunyikan dari wajah mereka. Satu per satu para driver keluar sambil memanggul beras yang dibagikan oleh Kodam I/Bukit Barisan (BB).

Wawan, salah seorang pengemudi ojol yang ikut antre, tidak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. “Mendingan dapat beras, bisa langsung dibawa pulang buat keluarga daripada ikut unras. Anak di rumah bisa makan, hati pun tenang,” ucapnya sambil mengusap keringat di dahi, menggambarkan perasaan lega setelah menerima bantuan.

Kodam I/BB Bagikan 500 Sak Beras untuk Ojol

Kodam I/Bukit Barisan melalui jajaran Makodim 0201/Medan membagikan lebih dari 500 sak beras kepada para pengemudi ojol. Momen ini berlangsung hanya beberapa jam setelah sejumlah titik di Kota Medan dipadati aksi unjuk rasa (unras) oleh kelompok masyarakat.

Bantuan tersebut seketika menjadi magnet bagi para driver ojol. Beberapa di antara mereka yang semula ikut aksi memilih beralih menuju Makodim untuk ikut antre. Meski antrean panjang membuat situasi cukup padat, pembagian beras tetap berjalan tertib dengan pengawasan prajurit TNI.

Pesan Empati dari Kodam I/BB

Dandim 0201/Medan, Kolonel Inf Radhi Rusin, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pembagian bantuan, melainkan bentuk kepedulian nyata Kodam I/BB terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang sehari-hari berjibaku di jalanan.

“Bantuan ini kami berikan sebagai wujud empati kepada para pengemudi ojol. Kami paham, mereka adalah bagian penting roda perekonomian rakyat. Semoga apa yang kami salurkan bisa sedikit meringankan beban keluarga mereka,” ujar Kolonel Radhi.

Pernyataan itu menegaskan bahwa TNI, khususnya Kodam I/BB, tidak hanya hadir dalam konteks pengamanan, tetapi juga memberi perhatian langsung terhadap kondisi sosial-ekonomi warga.

Ojol: Pahlawan Jalanan yang Perlu Diperhatikan

Fenomena ojol di kota-kota besar seperti Medan bukan hanya sekadar layanan transportasi, melainkan penopang ekonomi ribuan keluarga. Mereka menghadapi berbagai tantangan, mulai dari cuaca ekstrem, kemacetan, hingga pendapatan yang tidak menentu.

Bagi sebagian besar driver, bantuan beras ini lebih dari sekadar kebutuhan pokok. Ia menjadi simbol bahwa perjuangan mereka di jalanan tidak luput dari perhatian. Kehadiran negara melalui TNI menghadirkan rasa aman sekaligus harapan.

Suasana Humanis di Halaman Makodim

Sore itu, halaman Makodim 0201/Medan dipenuhi tawa ringan. Ratusan ojol yang sebelumnya berdesakan dalam antrean pulang dengan wajah lega, memanggul beras masing-masing. Sederhana memang, namun kebahagiaan yang terpancar menjadi bukti bahwa bantuan sekecil apa pun bisa membawa makna besar.

Bagi Wawan dan ratusan rekan ojol lainnya, setangkai beras bukan hanya kebutuhan harian, tapi juga pesan moral: bahwa masih ada kepedulian sosial yang mengikat erat hubungan antara rakyat dengan aparat negara.