Pemkab Siak–Tanoto Foundation Perkuat PAUD Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintah Kabupaten Siak bersama Tanoto Foundation memperkuat pendidikan anak usia dini melalui seminar investasi SDM menuju Indonesia Emas 2045. Wabup Syamsurizal menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk membangun ekosistem PAUD yang inklusif, inovatif, dan ramah anak. Tanoto Foundation menekankan pentingnya pola asuh positif, stimulasi usia dini, dan investasi pada 1000 hari pertama kehidupan anak sebagai fondasi SDM masa depan Siak dan Indonesia.

Pemkab Siak–Tanoto Foundation Perkuat PAUD Menuju Indonesia Emas 2045
Pemkab Siak dan Tanoto Foundation Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini Menuju Indonesia Emas 2045

SIAK – JAGOK.CO – Pemerintah Kabupaten Siak kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD). Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Tanoto Foundation yang sejak lama konsisten mendorong transformasi pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tanoto Foundation atas dedikasi dan kontribusinya dalam memperkuat ekosistem pendidikan anak usia dini di Kabupaten Siak. Menurutnya, penguatan PAUD merupakan investasi jangka panjang yang selaras dengan visi besar pembangunan daerah dan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Pemerintah Kabupaten Siak berupaya memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini sebagai langkah penting menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya saat membuka Seminar “Berinvestasi pada Anak Usia Dini di Siak, Mempersiapkan SDM Indonesia Emas 2045” di Gedung Tengku Mahratu, Kota Siak, Kamis (6/11/2025).

Syamsurizal menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan dan inovasi yang diberikan Tanoto Foundation, terutama dalam mendorong kualitas pendidik, pola asuh keluarga, serta pemenuhan hak-hak dasar anak.

Menurutnya, seminar ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga mitra dalam memperkuat pondasi SDM sejak masa usia dini.

“Ini adalah langkah penting memastikan anak-anak kita mendapatkan pengasuhan, pendidikan, dan stimulasi terbaik sejak awal kehidupan. Dengan pondasi yang kuat, mereka akan tumbuh menjadi generasi penerus yang siap membangun Siak dan Indonesia,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan — pemerintah, dunia usaha, akademisi, tenaga pendidik, lembaga keagamaan, dan masyarakat — untuk terus memperkuat kolaborasi nyata dalam membangun ekosistem PAUD yang inklusif, inovatif, dan ramah anak.

“Dengan pendidikan yang baik sejak dini, In sya Allah kita mampu menciptakan generasi unggul yang siap membawa Indonesia menuju 2045 dengan penuh percaya diri,” sambungnya.

Wabup juga mengimbau peserta agar mengikuti materi dengan seksama dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan pendidikan, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Mudah-mudahan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga ilmu yang didapat mampu memperkaya praktik pembelajaran serta menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas bagi anak-anak kita,” ucapnya.

Sementara itu, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Riau, Dendi Satria, menegaskan bahwa investasi terbaik dalam pembangunan SDM adalah investasi pada usia emas anak, terutama sejak 1000 hari pertama kehidupan.

“Anak-anak adalah investasi emas, bukan hanya bagi keluarga tetapi juga bagi daerah. Mereka adalah calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, peran orang tua dan pendidik harus dipersiapkan secara matang sejak awal,” jelas Dendi.

Ia menekankan pentingnya menerapkan pola asuh positif tanpa kekerasan, mendorong mindset pengasuhan modern, serta memastikan anak tumbuh dalam lingkungan belajar yang aman, nyaman, gembira, dan sesuai perkembangannya.

“Kami hadir di sini ingin membantu orang tua dan guru menumbuhkan cara mendidik yang positif, termasuk pola asuh yang baik serta stimulasi yang tepat untuk anak usia dini. Pendidikan tidak boleh dibangun dengan kekerasan,” tegasnya.

Acara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah Syamsurizal, para pendidik PAUD, penggerak pendidikan anak usia dini, kader PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi mitra pendidikan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Siak. Kehadiran berbagai unsur ini meneguhkan bahwa pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab bersama yang harus diperkuat secara berkelanjutan.