Siak Juara Lagi Aksi Penurunan Stunting Riau 2024

Kabupaten Siak raih peringkat pertama Aksi Konvergensi Penurunan Stunting 2024 di Riau, bukti kolaborasi lintas sektor wujudkan generasi sehat dan cerdas.

Siak Juara Lagi Aksi Penurunan Stunting Riau 2024
Siak Kembali Raih Peringkat Terbaik dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Riau

PEKANBARU – JAGOK.CO – Kabupaten Siak kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak berhasil meraih peringkat pertama atas kinerja pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Siak, Noni Paningsih, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Siak, mewakili Bupati Siak.

Penetapan hasil penilaian tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts.815/VIII/2025 tentang Hasil Penilaian Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Delapan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 di Provinsi Riau.

Prestasi Berkat Kolaborasi dan Komitmen Bersama

Sekretaris TPPS Kabupaten Siak, Noni Paningsih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil nyata dari sinergi lintas sektor yang terlibat aktif dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Siak.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan buah kerja keras seluruh pihak yang tergabung dalam TPPS Kabupaten Siak. Capaian ini tidak terlepas dari dukungan lintas sektor — mulai dari perangkat daerah, pemerintah kampung, tenaga kesehatan, PKK, hingga kader posyandu — yang terus bersatu dalam mempercepat penurunan angka stunting di daerah,” ujar Noni usai menerima penghargaan di Hotel Furaya, Pekanbaru, Selasa (4/11/2025).

Noni menambahkan, keberhasilan Kabupaten Siak dalam menangani stunting tidak terlepas dari dukungan dan komitmen penuh Bupati Siak, Afni, yang secara konsisten menekankan pentingnya membangun generasi Siak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Delapan Aksi Konvergensi Jadi Pilar Penilaian

Penilaian Aksi Konvergensi Penurunan Stunting meliputi delapan tahapan penting, mulai dari analisis situasi, perencanaan kegiatan, rembuk stunting, penyusunan regulasi dan kebijakan daerah, pembinaan kader, hingga pengukuran serta publikasi data stunting.

Seluruh tahapan tersebut menjadi indikator utama dalam menilai efektivitas pelaksanaan program penurunan stunting di tingkat kabupaten/kota. Siak dinilai berhasil menunjukkan konsistensi, inovasi, serta sinergi nyata antarinstansi dalam menjalankan delapan aksi tersebut.

Komitmen Siak Menuju Nol Stunting

Kabupaten Siak dikenal sebagai salah satu daerah di Riau yang secara berkelanjutan menunjukkan penurunan angka stunting setiap tahunnya. Upaya ini tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga mencakup pemberdayaan keluarga, edukasi kesehatan, peningkatan kualitas sanitasi, serta penguatan peran masyarakat desa dan kader posyandu.

“InsyaAllah dengan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor yang semakin erat, upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Siak akan semakin optimal ke depan,” tutup Noni optimistis.

Dengan capaian ini, Kabupaten Siak kembali membuktikan diri sebagai pelopor dalam percepatan penurunan stunting di Riau, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.