Wabup Siak Tekankan Efisiensi APBD dan Perbaikan Air Bersih di Musrenbang Mempura

Wakil Bupati Siak Syamsurizal membuka Musrenbang Kecamatan Mempura di Kampung Benteng Hilir, menekankan efisiensi APBD, evaluasi layanan air bersih, serta mendorong pembangunan infrastruktur dan program wakaf sosial untuk kesejahteraan masyarakat.

Wabup Siak Tekankan Efisiensi APBD dan Perbaikan Air Bersih di Musrenbang Mempura
Wabup Siak Buka Musrenbang Kecamatan Mempura, Tekankan Efisiensi APBD, Evaluasi Layanan Air Bersih, dan Dorong Program Wakaf Sosial

SIAK – JAGOK.CO – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mempura yang digelar di Kampung Benteng Hilir, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan rencana pembangunan daerah agar lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran.

Musrenbang tingkat kecamatan merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang bersifat partisipatif, di mana usulan masyarakat dari tingkat kampung dirumuskan untuk menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Siak tahun berikutnya. Forum ini juga menjadi momentum evaluasi capaian pembangunan sekaligus ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Syamsurizal menegaskan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak tetap berjalan sesuai koridor perencanaan dan regulasi yang berlaku. Namun demikian, ia mengakui terdapat penyesuaian dan penundaan beberapa program prioritas pada tahun anggaran berjalan, sebagai bentuk respons terhadap dinamika kebijakan fiskal nasional dan penyesuaian transfer keuangan dari Pemerintah Pusat.

“Kita harus realistis dan bijak dalam mengelola keuangan daerah. Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan kepada masyarakat, tetapi memastikan setiap rupiah APBD memberikan manfaat yang maksimal,” tegas Syamsurizal di hadapan peserta Musrenbang.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Wakil Bupati juga menginisiasi gerakan sosial berbasis gotong royong, dengan mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam program sedekah wakaf. Dana yang terkumpul direncanakan akan dialokasikan untuk pembangunan rumah singgah bagi pasien dan keluarga pasien yang menjalani perawatan medis di Kabupaten Siak, terutama bagi warga dari kecamatan terpencil yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama proses pengobatan.

Program ini dinilai sebagai bentuk inovasi kebijakan sosial yang menggabungkan nilai religius, solidaritas sosial, dan kepedulian kemanusiaan dalam pembangunan daerah.

Terkait keluhan masyarakat mengenai layanan air bersih, Syamsurizal secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas gangguan distribusi yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa persoalan tersebut dipicu oleh kendala teknis dan administrasi dalam proses pengalihan serta pemeriksaan aset infrastruktur air minum, sehingga berdampak pada kontinuitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami memahami betul bahwa air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian persoalan ini, baik dari sisi teknis maupun administrasi, agar pelayanan kembali normal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain isu air bersih, perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu topik dominan dalam sesi usulan dan diskusi. Masyarakat Kecamatan Mempura mendesak agar pemerintah daerah memprioritaskan peningkatan kualitas dan akses jalan, mengingat infrastruktur jalan memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta pertumbuhan ekonomi lokal.

Musrenbang Kecamatan Mempura ini turut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, unsur pimpinan kecamatan, para penghulu dan perangkat kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan partisipasi publik dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap seluruh usulan pembangunan yang dihasilkan dapat disinergikan dengan prioritas pembangunan daerah dan nasional, sehingga mampu mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.



  • .