Wawako Dumai Tutup Manasik Haji KBIHU Al-Muslimin, Santuni 55 Anak Yatim

Wawako Dumai Sugiyarto menutup Manasik Haji KBIHU Al-Muslimin 2026 dengan 79 calon jamaah haji dan santunan 55 anak yatim di Muslimin Islamic Center Dumai.

Wawako Dumai Tutup Manasik Haji KBIHU Al-Muslimin, Santuni 55 Anak Yatim
Wawako Sugiyarto Resmi Tutup Manasik Haji KBIHU Al-Muslimin Dumai, Santuni Puluhan Anak Yatim

DUMAI – JAGOK.CO – Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai, Sugiyarto, SE, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Manasik Haji Tingkat Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al-Muslimin Dumai untuk Musim Haji 1447 Hijriah / 2026 Masehi, pada Ahad (8/2/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius di Aula Muslimin Islamic Center Dumai ini dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada puluhan anak yatim, menambah dimensi sosial dan spiritual pada penutupan manasik haji yang diikuti calon jamaah haji (CJH).

Sebanyak 79 calon jamaah haji (CJH) dinyatakan tuntas mengikuti seluruh rangkaian pembinaan manasik yang telah berlangsung sejak 18 Oktober 2025. Selama hampir empat bulan, para peserta dibekali materi fikih haji, praktik manasik, pembinaan mental spiritual, hingga kesiapan fisik dan sosial agar mampu menjalankan ibadah haji secara mandiri di Tanah Suci.

Sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial, kegiatan penutupan manasik ini juga diisi dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada 55 anak yatim, berupa uang tunai dan paket sembako. Momentum ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya ritual individual, tetapi juga mengandung dimensi sosial yang kuat.

Wawako Tekankan Manasik sebagai Bekal Kemandirian Ibadah

Dalam sambutannya, Wawako Dumai Sugiyarto memberikan apresiasi tinggi kepada KBIHU Al-Muslimin yang dinilai konsisten dan profesional dalam membimbing tamu-tamu Allah SWT menuju ibadah haji yang mabrur.

“Manasik adalah bekal kemandirian ibadah. Saya berharap 79 calon jamaah yang telah lulus pembinaan ini dapat menjalankan rukun dan wajib haji dengan sempurna. Kehadiran anak-anak yatim di tengah kita hari ini adalah pengingat agar keberangkatan bapak dan ibu sekalian senantiasa dibersamai dengan doa dan keberkahan sosial,” ujar Sugiyarto.

Ia juga berharap para calon jamaah dapat menjadi duta spiritual Kota Dumai, membawa nama baik daerah, menjaga akhlak, serta menebarkan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

KBIHU Al-Muslimin Bangga Disiplin dan Antusias Jamaah

Sementara itu, Ketua KBIHU Al-Muslimin Dumai, Ir. H. Wawan, menyampaikan rasa bangganya terhadap kedisiplinan dan semangat para jamaah selama mengikuti pembinaan.

“Alhamdulillah, sejak Oktober tahun lalu hingga hari ini, seluruh peserta menunjukkan semangat luar biasa. Kami berupaya memberikan materi terbaik melalui para pembimbing yang kompeten agar saat di Tanah Suci nanti, jamaah tidak lagi bingung dan bisa fokus mengejar haji mabrur,” ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan manasik bukan sekadar teori, tetapi juga latihan praktik dan pembentukan karakter spiritual jamaah agar mampu menjalani setiap rangkaian ibadah dengan tertib, sabar, dan penuh keikhlasan.

Peserta Manasik: Lebih Siap Secara Mental dan Ilmu

Kesan mendalam juga disampaikan oleh Muhammad Fauzan, salah satu peserta manasik yang hadir bersama istri. Ia mengaku mendapatkan manfaat besar dari pembinaan yang diberikan KBIHU Al-Muslimin.

“Awalnya kami merasa was-was mengenai tata cara ibadah yang begitu detail, namun melalui bimbingan di KBIHU Al-Muslimin, kami merasa jauh lebih siap secara mental dan ilmu. Mohon doa restunya agar kami semua bisa berangkat dan pulang dalam kondisi sehat serta selamat,” tutur Fauzan.

Ia berharap seluruh calon jamaah dapat meraih predikat haji mabrur, serta membawa perubahan positif dalam kehidupan sosial dan keluarga setelah kembali ke Tanah Air.

Dihadiri Pembimbing dan Tokoh Yayasan

Kegiatan penutupan manasik ini turut dihadiri jajaran Pengurus KBIHU Al-Muslimin Dumai, perwakilan Yayasan Al-Muslimin Dumai, serta para pembimbing ibadah KBIHU, Dr. H. Rasyidi, M.Pd.I dan Drs. H. Yarmon, M.Pd.I.

Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh calon jamaah haji diberikan kemudahan, kesehatan, dan keselamatan selama menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci Makkah dan Madinah.

Sumber: MediaCenterDumai/RRA