Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Sasar Pulau Bayur Kuansing

Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polda Riau, Kuansing, Kabupaten Kuantan Singingi, Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Polres Kuansing, Polri, TNI, keamanan dan ketertiban, sinergitas Polri dan masyarakat, Pemkab Kuansing.

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Sasar Pulau Bayur Kuansing
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Sasar Pulau Bayur, Pemkab Kuansing Apresiasi Kehadiran Polri

CERENTI, JAGOK.CO – Semangat Merah Putih dan pengabdian kepada masyarakat terasa kuat dalam pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau yang menyasar masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuansing, Rabu (12/8/2026) pagi.

Kehadiran jajaran kepolisian dalam ekspedisi tersebut mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Pemkab Kuansing menilai kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menjadi salah satu momentum penting untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah pedesaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing H. Muklisin melalui Staf Ahli Bupati, Ahmad Herry, S.Pi., M.Si., menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi atas pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Desa Pulau Bayur.

Menurut Ahmad Herry, kehadiran Polri secara langsung di tengah masyarakat menunjukkan bahwa semangat pelayanan dan pengabdian tidak hanya berpusat di lingkungan pemerintahan atau perkotaan. Sebaliknya, kehadiran aparat negara juga perlu dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang berada di pelosok dan wilayah pedesaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Kabupaten Kuansing. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Herry.

Ia menilai, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena dapat membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara aparat keamanan dengan masyarakat. Kedekatan tersebut dinilai penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menciptakan suasana keamanan dan ketertiban yang tumbuh dari partisipasi bersama.

Ahmad Herry berharap Ekspedisi Merah Putih Presisi tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI dan seluruh elemen masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI serta masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban dan mendukung pembangunan di Kabupaten Kuantan Singingi,” harapnya.

Polri Ingin Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., yang diwakili Direktur Samapta Polda Riau Kombes. Pol. Syahrial M. Said, S.I.K., S.H., menegaskan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi di lapangan.

Menurut Kombes Pol. Syahrial M. Said, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat bukan semata-mata berkaitan dengan aspek keamanan. Polri juga perlu membangun komunikasi, mendengarkan berbagai persoalan masyarakat dan memastikan pelayanan kepolisian dapat dirasakan secara langsung.

“Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri untuk menyapa masyarakat secara langsung, melihat kondisi di lapangan dan memastikan bahwa Polri hadir memberikan rasa aman serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Syahrial M. Said.

Ia menjelaskan, semangat Merah Putih dalam ekspedisi tersebut tidak semestinya dimaknai sebatas simbol ataupun seremoni. Semangat kebangsaan harus diterjemahkan melalui tindakan konkret berupa kepedulian, pelayanan, gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.

“Merah Putih harus kita maknai sebagai semangat persatuan, gotong royong dan pengabdian. Kami ingin membangun komunikasi yang semakin dekat dengan masyarakat, karena keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa menciptakan keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Masyarakat memiliki posisi penting sebagai bagian dari sistem sosial yang ikut menjaga lingkungan, membangun komunikasi dan mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.

Dalam konteks pembangunan daerah, kolaborasi semacam itu menjadi semakin penting. Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, sementara masyarakat membutuhkan kehadiran negara yang mampu memberikan rasa aman, pelayanan dan ruang komunikasi yang terbuka.

Perkuat Sinergitas di Kabupaten Kuansing

Dukungan terhadap pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi juga disampaikan jajaran Polres Kuantan Singingi. Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kuansing Kompol Nardy Masry, S.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayah Kabupaten Kuansing.

Menurutnya, ekspedisi tersebut menjadi momentum untuk semakin mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kedekatan antara polisi dan masyarakat, kata dia, merupakan salah satu modal penting dalam menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif. Dengan komunikasi yang terbangun secara baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat diketahui dan ditangani secara bersama-sama.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi dapat terus dipelihara dan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Semangat tersebut diharapkan berkembang menjadi hubungan yang semakin kuat antara aparat keamanan, pemerintah dan masyarakat.

Dengan sinergi yang terus terjaga, Kabupaten Kuantan Singingi diharapkan mampu mempertahankan situasi yang aman, kondusif dan solid, sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

Bagi masyarakat Desa Pulau Bayur, kehadiran jajaran kepolisian dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi juga menjadi gambaran bahwa pembangunan keamanan membutuhkan sentuhan langsung dan komunikasi yang dekat dengan masyarakat.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat pada akhirnya bukan hanya tentang bagaimana menjaga keamanan, tetapi juga tentang bagaimana negara membangun kepercayaan. Sebab, rasa aman tidak lahir semata-mata dari keberadaan aparat, melainkan tumbuh dari hubungan yang saling percaya antara masyarakat dan institusi negara.

Karena itu, semangat Merah Putih yang dibawa dalam ekspedisi tersebut memiliki makna yang lebih luas: mempertemukan pengabdian, persatuan dan gotong royong dalam satu ruang kebersamaan. Dari desa, semangat kebangsaan itu dihidupkan melalui kerja nyata dan kepedulian terhadap masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil, Kasatpol PP Kuansing Rio Kasiter, M.Si., Plt. Kadis Kominfoss Kuansing Hevi Heri Antoni, M.Si., Kadishub Kuansing yang diwakili Kabid Lalin Bidiyanto, S.T., Kepala Desa Pulau Bayur, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa membangun keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Polri, TNI, pemerintah daerah dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi.

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Desa Pulau Bayur pun diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak kegiatan, tetapi juga meninggalkan pesan penting bahwa pengabdian kepada masyarakat harus terus bergerak mendekati rakyat—hingga ke desa-desa, tempat denyut kehidupan masyarakat berlangsung setiap hari.