870 Warga Gaza Tewas saat Dunia Sibuk Pantau Israel-Iran

Ketika dunia fokus pada konflik Israel-Iran, serangan brutal Israel di Gaza menewaskan 870 warga Palestina dalam 12 hari. Kekerasan terus berlangsung tanpa henti sejak Oktober 2023.

870 Warga Gaza Tewas saat Dunia Sibuk Pantau Israel-Iran
Warga Palestina mencari korban di tengah puing-puing bangunan di Jalur Gaza setelah serangan udara Israel, di tengah konflik regional yang kian memburuk.

JAGOK.CO – GAZA, PALESTINA – Di tengah sorotan global terhadap ketegangan militer antara Israel dan Iran, penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza justru kian memburuk. Dalam situasi yang diwarnai konflik regional, kekerasan yang dilakukan militer Israel terhadap warga sipil Gaza terus berlanjut tanpa henti, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera.

Selama 12 hari masa konflik antara Tel Aviv dan Teheran, tercatat sedikitnya 870 warga Palestina tewas akibat rangkaian serangan udara dan darat yang dilancarkan Israel. Korban didominasi oleh perempuan dan anak-anak, memperpanjang tragedi kemanusiaan yang telah berlangsung sejak agresi besar-besaran dimulai pada Oktober 2023.

Ironisnya, perhatian internasional lebih banyak tertuju pada eskalasi diplomatik dan militer antara dua negara besar di kawasan, sementara genosida yang terjadi di Gaza terus berlanjut di luar radar utama pemberitaan dunia.

Agresi terhadap Gaza ini disebut sebagai bagian dari strategi militer Israel yang kerap menggunakan momentum geopolitik kawasan untuk melanjutkan operasi penghancuran di wilayah Palestina, dengan dalih membasmi milisi Hamas. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa warga sipil menjadi korban terbesar dari serangan tanpa pandang bulu yang menyasar permukiman padat penduduk, sekolah, dan fasilitas umum.

Hingga saat ini, tidak ada tanda-tanda bahwa kekerasan ini akan mereda. Sebaliknya, penderitaan rakyat Palestina kian diperparah oleh blokade yang masih membelenggu wilayah Gaza, serta minimnya respons konkret dari komunitas internasional.