DT Peduli Riau Wisuda 8 Santri RTQ Angkatan Ke-2 di Pekanbaru

DT Peduli Riau menggelar Wisuda Rumah Tahfidz Qur'an (RTQ) Angkatan ke-2 di Pekanbaru. Sebanyak delapan santri resmi diwisuda sebagai generasi Qur'ani berakhlak mulia dengan dukungan Pemprov Riau, Kemenag, muwakif, dan para donatur.

DT Peduli Riau Wisuda 8 Santri RTQ Angkatan Ke-2 di Pekanbaru
Cetak Generasi Qur’ani Berkarakter, DT Peduli Riau Wisuda Santri Rumah Tahfidz Qur'an Angkatan Ke-2 di Pekanbaru

PEKANBARU, JAGOK.CO – Komitmen dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap menjadi pemimpin masa depan kembali ditegaskan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli Riau melalui penyelenggaraan Wisuda Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) Angkatan ke-2, yang digelar dengan penuh khidmat pada Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Karyawan Nomor 6, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan Al-Qur’an. Sebanyak delapan santri resmi menyandang predikat wisudawan setelah berhasil menyelesaikan tahapan pembinaan dan hafalan Al-Qur’an yang telah ditempuh dengan penuh kesungguhan.

Prosesi wisuda berlangsung hangat dan sarat makna dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, muwakif, donatur, mitra strategis, serta para wali santri yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan para penghafal Al-Qur’an.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Perwakilan (KP) DT Peduli Riau, Windari Ade Fransiska, Kepala Bagian Kelembagaan Pemerintah Provinsi Riau, Muslim, yang mewakili Plt Gubernur Riau, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Syahruddin, serta Muwakif Rumah Tahfidz Qur’an, Bambang Lukman Hakim.

Turut memberikan dukungan dalam acara tersebut sejumlah donatur dan mitra yang selama ini konsisten mendampingi perjalanan RTQ, di antaranya Blackpaint Printing, Majelis Ta'lim Telkom Group (MTTG), Telkom, Andalus Islamic School, serta berbagai donatur lainnya yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an di Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Kepala KP DT Peduli Riau, Windari Ade Fransiska, menegaskan bahwa keberadaan Rumah Tahfidz Qur’an merupakan bentuk nyata pengelolaan amanah umat melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang diwujudkan dalam program pendidikan berkelanjutan.

Menurutnya, wisuda ini bukan hanya seremoni kelulusan, tetapi menjadi bukti bahwa amanah yang dititipkan para donatur dan muwakif benar-benar melahirkan manfaat nyata bagi masa depan generasi Islam.

"Alhamdulillah, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata keberlanjutan amanah harta para donatur dan muwakif. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ustaz Bambang Lukman Hakim dan Tengku Ferianty selaku muwakif, Pemerintah Provinsi Riau, Kementerian Agama, serta seluruh donatur, khususnya Blackpaint yang konsisten menjadi donatur rutin setiap bulannya sejak tahun 2021 hingga sekarang. Semoga setiap huruf Al-Qur'an yang dihafalkan para santri menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi seluruh donatur," ujar Windari.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan para santri tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari orang tua, para ustaz dan ustazah, para muwakif, hingga para donatur yang terus menjaga keberlangsungan operasional Rumah Tahfidz Qur’an sebagai pusat pembinaan generasi Qur’ani di Kota Pekanbaru.

Dukungan terhadap penguatan pendidikan berbasis Al-Qur’an juga datang dari Pemerintah Provinsi Riau. Dalam sambutannya, Muslim, selaku Kepala Bagian Kelembagaan yang mewakili Plt Gubernur Riau, memberikan apresiasi tinggi atas kiprah DT Peduli Riau dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan.

Ia menilai keberadaan Rumah Tahfidz Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral, spiritual, dan akhlakul karimah yang kuat.

"Kehadiran Rumah Tahfidz Qur’an ini merupakan investasi besar untuk mencetak calon pemimpin Riau di masa depan. Kita tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, berintegritas, dan berpegang teguh kepada nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman kehidupan," ungkap Muslim.

Senada dengan itu, Syahruddin dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau mengingatkan bahwa keberhasilan menghafal Al-Qur’an merupakan awal dari perjalanan panjang seorang muslim dalam mengamalkan isi kandungannya.

Ia berharap seluruh wisudawan mampu menjaga hafalan, memperbaiki akhlak, serta menjadi teladan di tengah keluarga maupun lingkungan masyarakat.

"Menghafal Al-Qur'an adalah awal dari perjalanan panjang untuk mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga para santri terus istiqamah menjaga hafalannya dan menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi umat," tuturnya.

Suasana penuh haru begitu terasa ketika para santri secara bersama-sama mengucapkan ikrar sebagai penghafal Al-Qur’an, kemudian melantunkan ayat-ayat suci Surah Maryam dengan penuh kekhusyukan. Momen emosional mencapai puncaknya saat para wisudawan secara simbolis memasangkan mahkota kepada ayah dan ibu mereka sebagai bentuk penghormatan atas doa, perjuangan, dan pengorbanan orang tua yang senantiasa mendampingi perjalanan mereka menuntut ilmu.

Tangis haru pun pecah di antara para orang tua dan tamu undangan yang menyaksikan prosesi tersebut. Momentum itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang anak dalam menghafal Al-Qur’an merupakan hasil dari kolaborasi antara keluarga, guru, serta para dermawan yang dengan ikhlas mendukung pendidikan Islam.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan santri Robiah dan perwakilan wali santri Warnoto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh ustaz, ustazah, muwakif, donatur, serta para mitra DT Peduli Riau yang telah menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, kondusif, dan penuh kasih sayang bagi para santri.

Mereka berharap Rumah Tahfidz Qur’an DT Peduli Riau terus berkembang sehingga mampu melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an yang berprestasi, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara.

Rangkaian Wisuda Rumah Tahfidz Qur’an Angkatan ke-2 DT Peduli Riau ditutup dengan berbagai penampilan bernuansa islami, mulai dari pembacaan syarhil Al-Qur’an, persembahan nasyid oleh seluruh santri, hingga sesi foto bersama yang menjadi penanda berakhirnya sebuah perjalanan pendidikan sekaligus awal pengabdian para wisudawan sebagai generasi Qur’ani yang diharapkan mampu menjadi cahaya bagi keluarga, masyarakat, serta masa depan Provinsi Riau dan Indonesia.