Satgas TNI dan Donatur Bantu Siswa di Perbatasan

Peduli Pendidikan, Satgas TNI Bantu Sekolah Perbatasan

Satgas TNI dan Donatur Bantu Siswa di Perbatasan
SATGAS PAMTAS RI–RDTL YONARHANUD 15/DBY DAN DONATUR SALURKAN BANTUAN ALAT TULIS UNTUK SISWA SD DI PERBATASAN

JAGOK.CO - MUTIS, TTU - Jumat, 24 Mei 2025 Wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah perbatasan kembali ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY. Melalui Pos Oelbinose, Satgas bersama mitra donatur menyalurkan bantuan alat tulis, buku bacaan, buku gambar, dan crayon kepada siswa dan guru SD Negeri Oelbinose, yang terletak di Dusun Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Danpos Oelbinose, Letda Arh Farunika, bersama enam personel pos. Penyaluran bantuan bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar siswa serta mendukung kebutuhan proses belajar mengajar di sekolah dasar yang berada di wilayah dengan akses terbatas terhadap sarana pendidikan.

> “Buku-buku dan alat tulis ini kami bagikan sebagai bentuk dukungan moril kepada para siswa agar tetap semangat dalam menuntut ilmu. Harapannya, mereka bisa terus termotivasi untuk meraih cita-cita, meski berada di daerah perbatasan negara,” ujar Letda Arh Farunika.

Sambutan positif datang dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri Oelbinose, Bapak Beny, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Satgas dan para mitra donatur.

> “Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu dan akan menjadi penyemangat baru bagi anak-anak kami untuk lebih giat belajar,” ujarnya.

Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Ibu Indah Sulistyani, seorang pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Kebumen, yang menjadi **mitra aktif Pos Oelbinose**. Beliau turut peduli terhadap kondisi pendidikan di wilayah binaan Satgas dan berinisiatif memberikan dukungan konkret melalui penyediaan perlengkapan belajar.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa peran Satgas Pamtas RI–RDTL tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan dan pengamanan wilayah, tetapi juga menyentuh dimensi sosial kemasyarakatan, termasuk mendorong kemajuan pendidikan di daerah terpencil dan terluar.

Melalui aksi sosial ini, Satgas ingin menegaskan komitmen sebagai bagian dari solusi atas tantangan pendidikan di perbatasan, serta memperkuat hubungan baik antara TNI dengan masyarakat setempat.